Banjir Luwu Utara Mulai Surut, BNPB: 70 Warga Sempat Mengungsi
Senin, 01 April 2024 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Tingginya debit air hujan dan kuatnya arus menyebabkan tanggul di wilayah itu jebol. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mengerahkan alat berat untuk melakukan perbaikan darurat.
Sementara itu, banjir juga mengakibatkan 500 hektar lahan perkebunan terendam. Meskipun banjir berangsur surut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga.
Berdasarkan perkiraan cuaca dua hari ke depan, wilayah Luwu Utara masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir. BPBD setempat dapat melakukan imbauan kepada warganya untuk mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga, seperti evakuasi mandiri atau penyiapan tas siaga bencana.
Baca juga; Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu Dilanda Banjir
BNPB mencatat dua kejadian banjir di Kabupaten Luwu Utara, sejak awal tahun hingga pertengahan Maret 2024. Banjir sebelumnya terjadi pada awal Maret 2024 yang menerjang dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sabbang dan Malangke.
Sementara itu, banjir juga mengakibatkan 500 hektar lahan perkebunan terendam. Meskipun banjir berangsur surut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga.
Berdasarkan perkiraan cuaca dua hari ke depan, wilayah Luwu Utara masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir. BPBD setempat dapat melakukan imbauan kepada warganya untuk mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga, seperti evakuasi mandiri atau penyiapan tas siaga bencana.
Baca juga; Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu Dilanda Banjir
BNPB mencatat dua kejadian banjir di Kabupaten Luwu Utara, sejak awal tahun hingga pertengahan Maret 2024. Banjir sebelumnya terjadi pada awal Maret 2024 yang menerjang dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sabbang dan Malangke.
(wib)
Lihat Juga :