Jelang Pengoperasian Bus BTS, Dishub Depok Petakan 28 Titik Halte dan Perubahan Rute
Senin, 01 April 2024 - 10:42 WIB
loading...
Bus BTS dijadwalkan mulai beroperasi pada April 2024. Foto/MPI
A
A
A
DEPOK - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok berencana menyediakan Layanan Bus Terpadu atau Buy the Service (BTS). Pengadaan BTS ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di Kota Depok.
Kepala Dishub Depok, Zamrowi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan puluhan titik halte pemberhentian bus BTS tersebut.
"Saat ini salah satu langkah penting yang telah dilakukan adalah pemetaan 28 titik bus stop atau halte, dengan total 56 titik yang telah terinventarisasi untuk arah pergi dan pulang. Hal ini bertujuan untuk memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi publik," kata Zamrowi, Senin (1/4/2024).
Baca juga: Parkir di Bahu Jalan Margonda Depok, Belasan Kendaraan Ditilang
Zamrowi mengaku tengah fokus pada aspek pengamanan dan berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk me-rerouting atau mengubah rute angkutan kota (angkot) agar dapat berperan sebagai feeder untuk layanan BTS.
"Hal ini dilakukan dengan harapan agar pemilik angkot tetap mendapatkan penumpang tanpa mengalami kerugian, juga untuk mengurangi gesekan di lapangan," ujarnya.
Baca juga: Ramadan, Layanan Tatap Muka Administrasi Disdukcapil Depok Hanya sampai Pukul 13.00 WIB
Kepala Dishub Depok, Zamrowi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan puluhan titik halte pemberhentian bus BTS tersebut.
"Saat ini salah satu langkah penting yang telah dilakukan adalah pemetaan 28 titik bus stop atau halte, dengan total 56 titik yang telah terinventarisasi untuk arah pergi dan pulang. Hal ini bertujuan untuk memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi publik," kata Zamrowi, Senin (1/4/2024).
Baca juga: Parkir di Bahu Jalan Margonda Depok, Belasan Kendaraan Ditilang
Zamrowi mengaku tengah fokus pada aspek pengamanan dan berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk me-rerouting atau mengubah rute angkutan kota (angkot) agar dapat berperan sebagai feeder untuk layanan BTS.
"Hal ini dilakukan dengan harapan agar pemilik angkot tetap mendapatkan penumpang tanpa mengalami kerugian, juga untuk mengurangi gesekan di lapangan," ujarnya.
Baca juga: Ramadan, Layanan Tatap Muka Administrasi Disdukcapil Depok Hanya sampai Pukul 13.00 WIB
Lihat Juga :