Wujudkan Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Berpikir Kritis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:19 WIB
loading...
A A A
"Kalian harus paham politik, bukan soal capres-cawapres, gemoy, slepet, hak angket, dinasti politik dan sebagainya. Misalnya berapa harga beras, telur dan seluruh kehidupan kita diatur oleh kebijakan politik jadi anak muda harus mau terlibat dalam kebijakan-kebijakan publik yang mengatur kita sebagai warga negara,"ucapnya.

Dengan demikian, generasi yang kritis terhadap kebijakan politik menjadi jauh lebih berdaya. Karena dapat ikut membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Anak muda kritis yang mau paham tentang kebijakan publik jauh lebih berdaya. Jadi harus kritis, mau tau politik, mau terlibat dalam kebijakan publik dengan melibatkan diri dalam rapat-rapat desa, RT, volunteer atau ikut jadi relawan," tuturnya.

Sebagai informasi, pesantren kilat Ramadan 1445 H Ekspresi ini digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan TNI AL.

Kegiatan Ekspresi 2024 berlangsung mulai 28-30 Maret 2024, diikuti 500 peserta yang merupakan siswa-siswi SMA/sederajat yang terdiri dari 310 peserta laki-laki dan 190 peserta perempuan. Selain melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, mereka juga dikenalkan dengan kehidupan di atas kapal perang.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Rekomendasi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved