Ikuti Pesantren Kilat di Kapal Perang, Ratusan Siswa SMA Nikmati Tidur di Barak
Sabtu, 30 Maret 2024 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Momen Ratusan Siswa Rasakan Pesantren Kilat di KRI Semarang-594
Adapun kegiatan ini, lanjutnya memberikan manfaat positif yakni menambah relasi, pengetahuan agama hingga motivasi dari sejumlah narasumber. "Dari sisi agama saya jadi lebih paham siklus tata cara haji dan mendapatkan motivasi dari mbak Najwa Shihab bahwa pemuda harus kritis. Pihak TNI semuanya seru, menyelaraskan kita yang masih SMA pelajar, jadi enggak ada ambil tindakan fisik dan militer,"ucapnya.
Senada, Farisa (17) peserta dari SMA Islam Terpadu Nurul Fajri mengucapkan rasa senangnya mendapatkan pengalaman baru dapat merasakan megahnya kapal perang milik TNI AL itu.
"Perasaan nya senang karena kita bisa dapat pengalaman baru yang mana enggak semua orang bisa dapat kesempatan buat naik kapal perang, ngerasain naik kapal perang,"kata dia.
Selain itu dia juga turut merasakan didikan tegas dari militer mulai dari tidur di barak hingga disiplin waktu. Sehingga Farisa menyebut hal itu menjadi pengalaman yang berharga.
"Jadi punya kebiasaan baru tidur di barak, disiplin dan tegas. Kita juga tahu kalau militer atau tentara harus tegas dan biar kita disiplin,"kata wanita yang tinggal di Bekasi ini.
Adapun kegiatan ini, lanjutnya memberikan manfaat positif yakni menambah relasi, pengetahuan agama hingga motivasi dari sejumlah narasumber. "Dari sisi agama saya jadi lebih paham siklus tata cara haji dan mendapatkan motivasi dari mbak Najwa Shihab bahwa pemuda harus kritis. Pihak TNI semuanya seru, menyelaraskan kita yang masih SMA pelajar, jadi enggak ada ambil tindakan fisik dan militer,"ucapnya.
Senada, Farisa (17) peserta dari SMA Islam Terpadu Nurul Fajri mengucapkan rasa senangnya mendapatkan pengalaman baru dapat merasakan megahnya kapal perang milik TNI AL itu.
"Perasaan nya senang karena kita bisa dapat pengalaman baru yang mana enggak semua orang bisa dapat kesempatan buat naik kapal perang, ngerasain naik kapal perang,"kata dia.
Selain itu dia juga turut merasakan didikan tegas dari militer mulai dari tidur di barak hingga disiplin waktu. Sehingga Farisa menyebut hal itu menjadi pengalaman yang berharga.
"Jadi punya kebiasaan baru tidur di barak, disiplin dan tegas. Kita juga tahu kalau militer atau tentara harus tegas dan biar kita disiplin,"kata wanita yang tinggal di Bekasi ini.
Lihat Juga :