Gawat! Penyakit DBD di Depok Tembus 328 Kasus, 1 Pasien Meninggal Dunia

Rabu, 27 Maret 2024 - 06:47 WIB
loading...
Gawat! Penyakit DBD...
Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Depok Umi Zakiati mengungkap satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) meninggal dunia. Foto/SINDOnews
A A A
DEPOK - Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Umi Zakiati mengungkap satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) meninggal dunia. Hingga kini DBD di Kota Depok mencapai 328 kasus.

"Untuk Maret belum dilakukan rekapitulasi. Kasus meninggal ada 1 kasus di bulan Januari," kata Umi, Rabu (27/3/2024).

Sebelumnya, Dinkes Kota Depok mencatat terjadi lonjakan kasus DBD saat musim pancaroba atau beberapa bulan terakhir. "Ada peningkatan kasus DBD," kata Umi saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2024).

Umi menyebut, peningkatan pasien rawat DBD di sejumlah rumah sakit memang terjadi. Namun, Umi memastikan masih terkendali. "Berdasarkan informasi bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes, memang terjadi peningkatan pasien rawat DBD di RS, tapi masih terkendali," ujarnya.

Baca juga: 7 Makanan Pencegah DBD, dari Pepaya hingga Bayam

Berdasarkan grafik peningkatan kasus DBD di Kota Depok terlihat data Oktober 2023 sebanyak 83 kasus, sempat turun pada November 2023 sebanyak 47 kasus, kemudian mulai meningkat kembali di Desember 2023 sebanyak 54 kasus, Januari 2024 sebanyak 202 kasus, dan Februari 2024 tembus hingga 328 kasus DBD.

Umi membeberkan sejumlah upaya Dinkes Depok untuk menekan angka kasus DBD dengan melakukan penyelidikan epidemiologi hingga memasifkan informasi 3 M plus dan rutin memantau jentik di setiap rumah.

Baca juga: Kemenkes Ungkap Biang Kerok Penyebab Tingginya Kasus DBD di Indonesia

"Upaya yang dilakukan segera melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) utk kasus positif DBD dan menindak lanjuti sesuai hasil PE. Memasifkan kembali informasi untuk kegiatan PSN melalui 3 M plus dan secara rutin memantau adanya jentik di setiap rumah melalui program G1R1J (Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik)," ucap Umi.

Umi meminta fasilitas kesehatan (faskes) agar sesuai standar tata laksana penanganan DBD. Umi juga mengimbau masyarakat jika mengalami sakit demam segera berobat ke faskes atau puskesmas terdekat.

"Mengimbau faskes untuk tata laksana DBD sesuai standar dan menguatkan sistem rujukan dan mengimbau kepada masyarakat jika sakit demam berobat ke puskesmas atau faskes," ucapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Terima Notifikasi Kasus...
Terima Notifikasi Kasus Campak dari Australia, Kemenkes: Pasien Punya Riwayat Perjalanan di Indonesia
Rekomendasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved