Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Pria yang Tergeletak Bersimbah Darah di Soreang

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:37 WIB
loading...
Polisi Tangkap 4 Pelaku...
Polresta Bandung menangkap 4 pelaku pembunuhan seorang pria yang ditemukan tergeletak bersimbah darah di Soreang. Foto/Agi Ilman
A A A
BANDUNG - Polisi menangkap empat orang tersangka pelaku pembunuhan terkait penemuan mayat pria yang tergeletak bersimbah darah di Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung pada Minggu (17/3/2024). Pria tersbeut ternyata merupakan korban pembunuhan.

Kapolresta Bandung , Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, menangkap empat pelaku pembunuhan dalam kasus tersebut. Keempat pelaku itu berinisial SWM alias Koben (20), DWM alias Jawa (18), RS alias Abah (17), dan MRF alias Magrib (14).

"Total pelaku ada 4 orang, di mana dua orang di antaranya adalah anak di bawah umur yang satu 17 tahun, yang satu 14 tahun, yang dua tadi dihadapkan usianya 20 tahun dan 18 tahun," ujarnya saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Selasa (26/3/2024).

Baca juga; Mayat Pria Bersimbah Darah Tergeletak di Pinggir Jalan Hebohkan Warga Soreang

Kusworo menjelaskan, awal terungkapnya identitas pelaku, lantaran ditemukannya sesosok mayat pada 17 Maret 2024 pukul 03.30 WIB di Kecamatan Soreang dengan luka di leher. Kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tak ada identias korban di TKP.

"Tidak ada saksi sehingga pengungkapannya butuh waktu kurang lebih 7 hari," jelasnya. Kusworo mengungkapkan, lantaran tidak adanya identitas korban, pihaknya pun melakukan scientific investigation dan berhasil mengungkap identitas korban

“Identitas korban diketahui berinisial LM, kemudian kita menghubungi pihak keluarganya dan diketahui korban memiliki keterbelakangan, tidak memiliki handphone, tidak membawa identitas tanda pengenal dan sebagainya," ungkapnya.

Berdasarkan penyelidikan, anggotanya bisa mengungkap kasus tersebut dan mendapatkan petunjuk jika korban ditusuk terlebih dulu sempat ada keributan dari dua kelompok remaja. Kemudian, saat sedang nongkrong tersebut, datanglah korban dan meminta sejumlah uang kepada pemuda tersebut.

Baca juga; Indramayu Geger, Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Halaman Rumah Kosong

"Karena korban ada keterbatasan sehingga pada saat itu tidak membawa uang, korban meminta sejumlah uang kepada para pemuda tersebut. Kemudian beberapa pemuda tersebut mengalami ketersinggungan, emosi, kemudian terjadilah pengeroyokan kepada korban yang saat itu minta uang," tambahnya.

Dalam pemgeroyokan tersebut, para pemuda ini sempat melakukan penendangan, pemukulan, penusukan, pembacokan, yang mengakibatkan korban meninggal di tempat. Namun yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban adalah penusukan yang dilakukan oleh tersangka inisial SWM alias kolben dengan menggunakan senjata tajam parang.

“Ditusukkan ke bagian leher korban, dan tergeletak seketika. saat dilakukan autopsi keterangan dari dokter luka tusuk di bagian leher ini adalah penyebab hilangnya nyawa korban," terangnya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat pasal berlapis Pasal 354 KUHP10 tahun penjara, kemudian Pasal 170 KUHP ayat 3 dengan ancaman 12 tahun penjara, dan Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman 10 tahun.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved