Puluhan Pedagang Pasar Baru Bandung Unjuk Rasa, Aktivitas Jual Beli Justru Semakin Ramai

Selasa, 26 Maret 2024 - 12:47 WIB
loading...
Puluhan Pedagang Pasar...
Puluhan pedagang Pasar Baru Trade Center (PBTC) Bandung kembali menggelar unjuk rasa, Selasa (26/3/2024). Foto/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Puluhan pedagang Pasar Baru Trade Center (PBTC) Bandung kembali menggelar unjuk rasa, Selasa (26/3/2024). Unjuk rasa berlangsung di depan kantor PT DAM Sawarga Maniloka Jaya (DSMJ) Roof Top PBTC, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung.

Pantauan di lokasi, walaupun pedagang unjuk rasa, aktivitas jual beli di Pasar Baru tetap berlangsung normal. Bahkan, Pasar Baru Trade Center Bandung cenderung semakin ramai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Ribuan pedagang sibuk melayani para pengunjung yang sedang mencari kebutuhan Lebaran. Aparat keamanan juga terlihat sigap melakukan penjagaan agar aksi massa berlangsung damai.

Baca juga; Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung Resah, Kios Disegel Pengelola

Para pedagang yang berunjuk rasa mengajukan tuntutan pembukaan gembok kios, hentikan pemadaman listrik, dan menyerukan boikot pembayaran charge service.

Menanggapi aksi unjuk rasa puluhan pedagang itu, Direktur Operasional PT DSMJ Irwin mengatakan, DSMJ sebagai pengelola Pasar Baru Trade Center Bandung telah menjalankan seluruh kebijakan sesuai aturan.

PT DSMJ pun telah berusaha persuasif mengajak pedagang untuk mendapatkan hak pakai khusus yang ditawarkan sesuai proses yang berlaku.

“Kami terbuka untuk bernegosiasi, mencarikan solusi terbaik bila ada pedagang yang merasa tidak mampu. Misalnya dengan memberikan diskon atau cicilan pembayaran,” kata Irwin, Selasa (26/3/2024).

Baca juga; Pasar Baru Bandung, Rahim Saudagar Sukses dan Kiblat Busana Muslim

Namun, kata Irwin, pengelola tentu saja harus selektif dalam memberikan kebijakan. Kebijakan itu lebih mengutamakan pedagang mikro.

“Sedangkan untuk pedagang besar kami harapkan kerelaan hati untuk bekerja sama demi kemajuan Pasar Baru,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Marketing PT DSMJ Untung BW mengatakan, DSMJ selalu mengutamakan upaya persuasif, melakukan sosialisasi, dan memberi pelayanan kepada pedagang yang ingin melakukan proses izin baru.

“Semua warga Kota Bandung yang ingin berdagang di Pasar Baru kami undang datang ke Kantor PT DSMJ untuk mencari informasi ruang dagang yang tersedia,” kata Direktur Marketing PT DSMJ.

Untung BW menyatakan, masa hak pakai atau surat pemakaian tempat berjualan (SPTB) di PBTC sudah resmi berakhir 31 Desember 2023. Status tempat berjualan saat ini adalah aset milik Perumda Pasar Juara Kota Bandung yang dikelola PT DSMJ.

“Setelah SPTB ini berakhir, otomatis pedagang tidak lagi memiliki hak pakai karena telah habis masa berlakunya dan ruang dagang ini bukan milik pribadi. Kalaupun ingin melanjutkan berdagang, harus mengikuti proses berikutnya. Hukumnya memang begitu, sebagai warga negara kita harus patuh,” ujar Untung.

Terkait dengan isu verifikasi SPTB, manajemen juga sudah memberikan masa pengurusan yang panjang sejak November 2023 hingga 31 Januari 2024. Yang tidak verifikasi ulang dianggap tidak lagi berminat berdagang di Pasar Baru dan ruang dagang lama akan ditawarkan ke warga lain yang berminat berdagang di situ.

“Ini buat keadilan dan menyediakan kesempatan setara buat semua warga mana saja yang melihat prospek berdagang di Pasar Baru. Jadi semua warga punya akses dan kesempatan membuat usaha di Pasar Baru,” tuturnya.

Untung BW mengatakan, terkait isu penyegelan ruang dagang yang diperbincangkan, kalau sampai Maret ini ada penghuni ruang dagang tidak melakukan verifikasi atau tidak mengurus perpanjangan hak, PT DSMJ terpaksa dengan berat hati akan melakukan penyegelan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved