Diejek Jualan Kue Bukan Sabu, Pria Bacok Warga hingga Tewas di Kampung Bahari
Senin, 25 Maret 2024 - 14:33 WIB
loading...
Pedagang kue membacok warga hingga tewas di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (24/3/2024). Penyebabnya karena diejek oleh korban. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pedagang kue membacok warga hingga tewas di Jalan Samudra III Kampung Bahari , Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (24/3/2024). Penyebabnya karena diejek oleh korban.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, korban berinisial AS (26) berdomisili di Jalan Warakas I. Sedangkan, pelaku berinisial BR (27), warga Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok.
"Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah tergeletak di jalan kemudian dibawa ke RS Sukmul dan dirujuk ke RSUD Koja," ujar Gidion, Senin (25/3/2024).
Baca juga: Gagal Rampas Ponsel, Begal Bercelurit Mengamuk Bacok Warga Ciracas
Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. "Setelah dilakukan tindakan medis oleh tim RSUD Koja korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Dari hasil interogasi, pelaku keliling jualan kue di wilayah RW 14 kemudian korban lewat dan mengatakan “Masak abang-abangan jual kue mending jual sabu saja.”
"Pelaku tersinggung, kemudian pulang dan mengaku masih terbayang kata-kata korban. Sekitar pukul 16.45 WIB, pelaku keluar membawa celurit dengan mengendarai motor dan membonceng abangnya," kata Gidion.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, korban berinisial AS (26) berdomisili di Jalan Warakas I. Sedangkan, pelaku berinisial BR (27), warga Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok.
"Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah tergeletak di jalan kemudian dibawa ke RS Sukmul dan dirujuk ke RSUD Koja," ujar Gidion, Senin (25/3/2024).
Baca juga: Gagal Rampas Ponsel, Begal Bercelurit Mengamuk Bacok Warga Ciracas
Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. "Setelah dilakukan tindakan medis oleh tim RSUD Koja korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Dari hasil interogasi, pelaku keliling jualan kue di wilayah RW 14 kemudian korban lewat dan mengatakan “Masak abang-abangan jual kue mending jual sabu saja.”
"Pelaku tersinggung, kemudian pulang dan mengaku masih terbayang kata-kata korban. Sekitar pukul 16.45 WIB, pelaku keluar membawa celurit dengan mengendarai motor dan membonceng abangnya," kata Gidion.
Lihat Juga :