Penyuluh Agama Islam Karanganyar Menyemai Cinta dalam Festival Ramadan Asyik
Senin, 25 Maret 2024 - 01:38 WIB
loading...
A
A
A
Bakti sosial Ramadan tahun ini bertepatan dengan rangkaian Festival Ramadan Asyik Bersama Gus Men, Kolaborasi Sejuta Cinta serentak di seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Indonesia. S
“Dari rangkaian kegiatan ini Kementerian Agama Republik Indonesia mendapatkan Rekor MURI untuk kategori Pembagian Bingkisan Ramadan Terbanyak. Hal ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses tidak terlepas dari upaya kolaboratif berbagai pihak yang terkait,” kata Ummu.
Sementara itu, dalam ceramahnya Ustad H Zuhaid menekankan bahwa amal yang paling dicintai Allah setelah amalan wajib adalah menggembirakan saudara muslim. Sehingga menggembirakan hati sesama muslim termasuk ibadah yang mulia.
“Ini juga mendatangkan ridho Allah SWT dan merupakan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Seperti memberikan makanan berbuka bagi keluarga maupun tetangga, menghibur saudara muslim yang sedang kesusahan, ataupun membantu yang memerlukan bantuan,” kata dia.
Ustadz Zuhaid juga mengajak kepada hadirin untuk mendoakan sesama muslim, sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengatakan tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, dan bagimu juga kebaikan yang sama (HR. Muslim).
“Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kaum muslimin untuk senantiasa mendoakan saudara muslim lainnya dan mengutus malaikat untuk mengaminkan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya. Dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut,” ujar Ustad Zuhaid.
Di kesempatan yang sama, Zulfikar Hadid yang mewakili Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelaskan bahkan penyuluh agama merupakan posisi sangat strategis, sebagai ujung tombak untuk menyosialisasikan kerukunan umat beragama, mencegah kondisi masyarakat intoleransi serta memastikan norma agama dapat mewarnai kehidupan sehari hari masyarakat.
“Dari rangkaian kegiatan ini Kementerian Agama Republik Indonesia mendapatkan Rekor MURI untuk kategori Pembagian Bingkisan Ramadan Terbanyak. Hal ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses tidak terlepas dari upaya kolaboratif berbagai pihak yang terkait,” kata Ummu.
Sementara itu, dalam ceramahnya Ustad H Zuhaid menekankan bahwa amal yang paling dicintai Allah setelah amalan wajib adalah menggembirakan saudara muslim. Sehingga menggembirakan hati sesama muslim termasuk ibadah yang mulia.
“Ini juga mendatangkan ridho Allah SWT dan merupakan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Seperti memberikan makanan berbuka bagi keluarga maupun tetangga, menghibur saudara muslim yang sedang kesusahan, ataupun membantu yang memerlukan bantuan,” kata dia.
Ustadz Zuhaid juga mengajak kepada hadirin untuk mendoakan sesama muslim, sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengatakan tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, dan bagimu juga kebaikan yang sama (HR. Muslim).
“Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kaum muslimin untuk senantiasa mendoakan saudara muslim lainnya dan mengutus malaikat untuk mengaminkan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya. Dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut,” ujar Ustad Zuhaid.
Di kesempatan yang sama, Zulfikar Hadid yang mewakili Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjelaskan bahkan penyuluh agama merupakan posisi sangat strategis, sebagai ujung tombak untuk menyosialisasikan kerukunan umat beragama, mencegah kondisi masyarakat intoleransi serta memastikan norma agama dapat mewarnai kehidupan sehari hari masyarakat.
Lihat Juga :