Jakarta di Kepung Banjir, DKI Kerahkan Pasukan Biru, Pompa Statis, dan Mobile
Jum'at, 22 Maret 2024 - 17:20 WIB
loading...
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menerjunkan petugas pasukan biru dan menyiagakan pompa statis serta mobile untuk menangani bencana banjir. Foto/Dok Pemprov DKI
A
A
A
JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menerjunkan petugas pasukan biru dan menyiagakan pompa statis serta mobile untuk menangani bencana banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda sejak Jumat (22/3/2024) dini hari.
Diketahui sejumlah wilayah Jakarta diguyur hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Terpantau curah hujan ekstrem terjadi di Semanan, Jakarta Barat, dengan intensitas 212 mm/hari dan di Pompa Tanjungan, Jakarta Utara, dengan intensitas 208 mm/hari.
"Dinas SDA sudah menyiagakan petugas/satuan tugas (satgas) dan sarana prasarana dalam menanggulangi banjir, seperti pompa baik stasioner maupun mobile. Pompa stasioner membantu mengalirkan air di wilayah yang mengalami penurunan muka tanah, sementara pompa mobile digunakan untuk menangani genangan di berbagai lokasi yang sulit dijangkau oleh pompa stasioner," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas SDA DKI, Ika Agustin Ningrum di Jakarta.
Baca juga: Banjir, Lalin Jalan Daan Mogot Macet Total
Ika menyebut pasukan biru masih terus berupaya menekan dampak hujan deras yakni banjir dengan berbagai upaya. Ia menyebut Dinas SDA secara aktif mengoptimalkan operasional sarana dan prasarana seperti rumah pompa hingga pintu air.
“Saat ini, petugas kami masih berupaya untuk meminimalkan dampak hujan deras yang terjadi sejak dini hari. Berbagai cara kami upayakan dan sinergikan untuk mengantisipasi dan meminimalkan genangan yang terjadi. Mulai dari pembangunan dan penguatan infrastruktur pengendali banjir, seperti waduk, perkuatan tanggul, sistem polder, dan peningkatan kapasitas drainase kawasan. Dinas SDA DKI Jakarta juga aktif mengoptimalkan operasional sarana dan prasarana, seperti rumah pompa, pintu air, dan peralatan berat lainnya,” ujarnya.
Baca juga: Banjir, Penumpang KRL Nenteng Sepatu ke Stasiun Rawa Buaya
Diketahui sejumlah wilayah Jakarta diguyur hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Terpantau curah hujan ekstrem terjadi di Semanan, Jakarta Barat, dengan intensitas 212 mm/hari dan di Pompa Tanjungan, Jakarta Utara, dengan intensitas 208 mm/hari.
"Dinas SDA sudah menyiagakan petugas/satuan tugas (satgas) dan sarana prasarana dalam menanggulangi banjir, seperti pompa baik stasioner maupun mobile. Pompa stasioner membantu mengalirkan air di wilayah yang mengalami penurunan muka tanah, sementara pompa mobile digunakan untuk menangani genangan di berbagai lokasi yang sulit dijangkau oleh pompa stasioner," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas SDA DKI, Ika Agustin Ningrum di Jakarta.
Baca juga: Banjir, Lalin Jalan Daan Mogot Macet Total
Ika menyebut pasukan biru masih terus berupaya menekan dampak hujan deras yakni banjir dengan berbagai upaya. Ia menyebut Dinas SDA secara aktif mengoptimalkan operasional sarana dan prasarana seperti rumah pompa hingga pintu air.
“Saat ini, petugas kami masih berupaya untuk meminimalkan dampak hujan deras yang terjadi sejak dini hari. Berbagai cara kami upayakan dan sinergikan untuk mengantisipasi dan meminimalkan genangan yang terjadi. Mulai dari pembangunan dan penguatan infrastruktur pengendali banjir, seperti waduk, perkuatan tanggul, sistem polder, dan peningkatan kapasitas drainase kawasan. Dinas SDA DKI Jakarta juga aktif mengoptimalkan operasional sarana dan prasarana, seperti rumah pompa, pintu air, dan peralatan berat lainnya,” ujarnya.
Baca juga: Banjir, Penumpang KRL Nenteng Sepatu ke Stasiun Rawa Buaya
Lihat Juga :