Komisi III DPRD Klungkung Temukan Pilar Gedung SD Keropos di Nusa Penida
Jum'at, 22 Maret 2024 - 04:20 WIB
loading...
Komisi III DPRD Klungkung, Bali menggelar observasi lapangan di SDN 7 Suana, Nusa Penida. Sejumlah temuan di antaranya berupa pilar gedung yang keropos. Foto/Ist
A
A
A
KLUNGKUNG - Komisi III DPRD Klungkung, Bali menggelar observasi lapangan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Suana, Nusa Penida. Sejumlah temuan di antaranya berupa pilar gedung yang keropos.
"Dari hasil observasi kami menemukan pilar gedung sekolah keropos sehingga rawan roboh. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena bisa membahayakan murid dan juga guru yang ada disana," tutur Ketua Komisi III DPRD Klungkung, I Nengah Ari Priadnya, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Pantai Kelingking Nusa Penida Raih Predikat Pantai Terbaik Dunia 2023
Selain kondisi gedung sekolah yang perlu diperbaiki, dewan guru pun menyampaikan bahwa SDN 7 Suasana kekurangan meja dan kursi. Jumlah siswa tidak berbanding lurus dengan jumlah meja dan kursi yang layak pakai.
"Berdasarkan laporan yang saya terima dari dewan guru, mereka menyatakan bahwa kondisi gedung ini sudah lama dilaporkan ke dinas Pendidikan, bahkan dalam bedah desa yg di hadiri Mantan Bapak Bupati Suwirta sudah sempat di sampaikan namun laporan tersebut sampai saat ini belum terealisasi," paparnya.
Dewan pun menambahkan bahwa sejak dulu belum ada guru olahraga. Sampai saat ini posisi guru olahraga diisi dengan guru kelas.
"Dari hasil observasi kami menemukan pilar gedung sekolah keropos sehingga rawan roboh. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena bisa membahayakan murid dan juga guru yang ada disana," tutur Ketua Komisi III DPRD Klungkung, I Nengah Ari Priadnya, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Pantai Kelingking Nusa Penida Raih Predikat Pantai Terbaik Dunia 2023
Selain kondisi gedung sekolah yang perlu diperbaiki, dewan guru pun menyampaikan bahwa SDN 7 Suasana kekurangan meja dan kursi. Jumlah siswa tidak berbanding lurus dengan jumlah meja dan kursi yang layak pakai.
"Berdasarkan laporan yang saya terima dari dewan guru, mereka menyatakan bahwa kondisi gedung ini sudah lama dilaporkan ke dinas Pendidikan, bahkan dalam bedah desa yg di hadiri Mantan Bapak Bupati Suwirta sudah sempat di sampaikan namun laporan tersebut sampai saat ini belum terealisasi," paparnya.
Dewan pun menambahkan bahwa sejak dulu belum ada guru olahraga. Sampai saat ini posisi guru olahraga diisi dengan guru kelas.
Lihat Juga :