Kisah Sunan Giri Munculkan Metode Islam Putihan Bikin Perdebatan di Wali Songo
Rabu, 20 Maret 2024 - 06:05 WIB
loading...
Suna Giri berjuluk Sultan Abdul Fakih sang pemimpin kaum putihan. Foto/Istimewa
A
A
A
Penyebaran Islam di Pulau Jawa tak bisa dilepaskan dari peran Wali Songo atau sembilan wali. Tetapi pada perjalanannya penyebaran agama oleh para wali ini memiliki perbedaan metodenya.
Dua perbedaan yang mencolok terletak pada cara berinteraksi Islam dengan adat istiadat lama masyarakat, yang mayoritas memeluk agama Hindu Buddha. Dari sanalah timbul perdebatan antara istilah Islam putihan dan Islam abangan.
Cara penyebaran Islam itu diperdebatkan, antara kubu Sunan Giri yang didukung oleh Sunan Ampel dan Sunan Drajad, dengan kubu Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Gunung Jati.
Baca Juga: Kisah Kedekatan Pangeran Diponegoro dengan Kiai dan Santri
Sunan Giri beserta Sunan Ampel dan Sunan Drajad memegang prinsip penyebaran agama Islam secara kaffah atau menyeluruh.
Dua perbedaan yang mencolok terletak pada cara berinteraksi Islam dengan adat istiadat lama masyarakat, yang mayoritas memeluk agama Hindu Buddha. Dari sanalah timbul perdebatan antara istilah Islam putihan dan Islam abangan.
Cara penyebaran Islam itu diperdebatkan, antara kubu Sunan Giri yang didukung oleh Sunan Ampel dan Sunan Drajad, dengan kubu Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Gunung Jati.
Baca Juga: Kisah Kedekatan Pangeran Diponegoro dengan Kiai dan Santri
Sunan Giri beserta Sunan Ampel dan Sunan Drajad memegang prinsip penyebaran agama Islam secara kaffah atau menyeluruh.
Lihat Juga :