Pasar Ramadan di Gunungkidul Porak-poranda Disapu Angin Kencang, 10 Motor Tertimpa Pohon
Jum'at, 15 Maret 2024 - 08:06 WIB
loading...
Angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Kamis (14/3/2024) sore. Foto/Tangkapan layar/Ist
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Gunungkidul , Yogyakarta, pada Kamis (14/3/2024) sore. Kejadian ini menyebabkan kerusakan di berbagai tempat, termasuk pasar Ramadan di Lapangan Getas, Playen.
Tenda-tenda di pasar Ramadan tersebut berterbangan diterjang angin kencang. Para pedagang dan pengunjung panik berhamburan mencari tempat berlindung.
Selain pasar Ramadan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi. Di Tegalsari, Wonosari, 10 sepeda motor tertimpa pohon tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat, sebanyak 57 titik pohon tumbang dan rumah rusak akibat angin kencang. Kerusakan tersebar di Kapanewon Wonosari, Playen, Semanu, Karangmojo, Playen dan Gedangsari.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Terjang Gunungkidul, Ratusan Rumah Rusak
"Data sementara kami mencatat sebanyak 57 titik pohon tumbang dan rumah rusak akibat angin kencang. Jumlah tersebut diperkirakam bakal bertambah," ujar Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono.
Pihaknya masih terus melakukan pendataan kerusakan rumah warga hingga fasilitas umum yang terdampak angin kencang.
Tenda-tenda di pasar Ramadan tersebut berterbangan diterjang angin kencang. Para pedagang dan pengunjung panik berhamburan mencari tempat berlindung.
Selain pasar Ramadan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi. Di Tegalsari, Wonosari, 10 sepeda motor tertimpa pohon tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat, sebanyak 57 titik pohon tumbang dan rumah rusak akibat angin kencang. Kerusakan tersebar di Kapanewon Wonosari, Playen, Semanu, Karangmojo, Playen dan Gedangsari.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Terjang Gunungkidul, Ratusan Rumah Rusak
"Data sementara kami mencatat sebanyak 57 titik pohon tumbang dan rumah rusak akibat angin kencang. Jumlah tersebut diperkirakam bakal bertambah," ujar Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono.
Pihaknya masih terus melakukan pendataan kerusakan rumah warga hingga fasilitas umum yang terdampak angin kencang.
Lihat Juga :