Pria yang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Kontrakan Harjamukti Depok Diduga Sakit
Selasa, 12 Maret 2024 - 12:01 WIB
loading...
Geger penemuan mayat pria berinisial AAN (49) di sebuah kamar mandi rumah kontrakan di Jalan Muara RT 4/5, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok pada Senin (11/3/2024) siang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Geger penemuan mayat pria berinisial AAN (49) di sebuah kamar mandi rumah kontrakan di Jalan Muara RT 4/5, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok pada Senin (11/3/2024) siang. Diketahui korban merupakan karyawan swasta asal Kota Cirebon.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Judika Sinaga memastikan dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Metro Depok tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun ditemukan obat-obatan penyakit jantung dan hipertensi.
Baca juga: Geger, Warga Harjamukti Depok Temukan Mayat di Kamar Mandi Kontrakan
"Hasil pemeriksaan tim Identitikasi Polres bahwa tidak ditemukan tanda tanda kekerasan diduga korban meninggal karena sakit dan ditemukan obat-obat jantung dan hipertensi. Keterangan dari saksi bahwa korban Hari Jumat melihat kaki korban mengalami pembengkakan," ujar Judika saat dikonfirmasi, Selasa (12/3/2024).
Judika menyebut saat ini jenazah korban dititipkan di RS Polri Kramat Jati sambil berupaya menghubungi pihak keluarga. Sebab di rumah kontrakan tersebut korban tinggal seorang diri.
"Masih dilakukan upaya untuk menghubungi keluarga karena korban tinggal seorang diri di kontrakan. Sementara korban akan dititipkan RS Polri Kramat Jati sampai keluarga diketahui keberadaannya," jelasnya.
Judika menjelaskan kronologi berawal warga bernama Karnadi curiga karena korban dua hari tidak keluar rumah dan melihat jendela terbuka serta tercium bau busuk. Kemudian, Karnadi mendekati rumah tersebut dan bau semakin menyengat.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Judika Sinaga memastikan dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Metro Depok tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun ditemukan obat-obatan penyakit jantung dan hipertensi.
Baca juga: Geger, Warga Harjamukti Depok Temukan Mayat di Kamar Mandi Kontrakan
"Hasil pemeriksaan tim Identitikasi Polres bahwa tidak ditemukan tanda tanda kekerasan diduga korban meninggal karena sakit dan ditemukan obat-obat jantung dan hipertensi. Keterangan dari saksi bahwa korban Hari Jumat melihat kaki korban mengalami pembengkakan," ujar Judika saat dikonfirmasi, Selasa (12/3/2024).
Judika menyebut saat ini jenazah korban dititipkan di RS Polri Kramat Jati sambil berupaya menghubungi pihak keluarga. Sebab di rumah kontrakan tersebut korban tinggal seorang diri.
"Masih dilakukan upaya untuk menghubungi keluarga karena korban tinggal seorang diri di kontrakan. Sementara korban akan dititipkan RS Polri Kramat Jati sampai keluarga diketahui keberadaannya," jelasnya.
Judika menjelaskan kronologi berawal warga bernama Karnadi curiga karena korban dua hari tidak keluar rumah dan melihat jendela terbuka serta tercium bau busuk. Kemudian, Karnadi mendekati rumah tersebut dan bau semakin menyengat.
Lihat Juga :