Petugas SAR Gabungan Sisir Perairan Pulau Rambut Cari WNA Asal Taiwan yang Hilang
Selasa, 12 Maret 2024 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Jarot Sungkowo menyebutkan kapal tersebut terbalik karena ombak besar dan angin kencang. Pihaknya akan kembali melanjutkan pencarian orang yang masih hilang.
"Besok turun lagi, (sekarang ombak) masih tinggi, tim Basarnas masih kumpul semua," ujar Jarot kepada wartawan, Senin (11/3/2024) malam.
"Satu orang belum ditemukan berinisial SY usia 48 tahun berjenis kelamin laki laki dan merupakan warga negara Taiwan," sambung Jarot.
34 Korban disebut Jarot sudah dievakuasi oleh Petugas dari Polres Kepulauan Seribu bersama Basarnas, TNI AL, Kapal Pemadam Kebakaran, dan Kapal Marina Expres yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Kemudian Kapal KM Pari Kudus juga sudah dievakuasi di Pulau Untung Jawa.
Meski demikian Jarot menjelaskan sudah ada peringatan dini cuaca buruk di perairan Kepulauan Seribu yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan Dini dari BMKG mengenai arah angin didominasi dari barat-utara dengan kecepatan angin maksimum sebesar:
- 20 knot (37 km/jam) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Karawang-Subang, dan Perairan Indramayu-Cirebon.
- 25 Knot (46 km/jam) di Laut Jawa bag.Barat dan Perairan Kepulauan Seribu.
Ketinggian gelombang laut:
- Rendah (0,5 - 1,25 meter) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu dan Perairan Karawang-Subang.
- Sedang (1,25 - 2,5 meter) di Laut Jawa bagian Barat dan Perairan Indramayu-Cirebon.
"Besok turun lagi, (sekarang ombak) masih tinggi, tim Basarnas masih kumpul semua," ujar Jarot kepada wartawan, Senin (11/3/2024) malam.
"Satu orang belum ditemukan berinisial SY usia 48 tahun berjenis kelamin laki laki dan merupakan warga negara Taiwan," sambung Jarot.
34 Korban disebut Jarot sudah dievakuasi oleh Petugas dari Polres Kepulauan Seribu bersama Basarnas, TNI AL, Kapal Pemadam Kebakaran, dan Kapal Marina Expres yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Kemudian Kapal KM Pari Kudus juga sudah dievakuasi di Pulau Untung Jawa.
Meski demikian Jarot menjelaskan sudah ada peringatan dini cuaca buruk di perairan Kepulauan Seribu yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan Dini dari BMKG mengenai arah angin didominasi dari barat-utara dengan kecepatan angin maksimum sebesar:
- 20 knot (37 km/jam) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Karawang-Subang, dan Perairan Indramayu-Cirebon.
- 25 Knot (46 km/jam) di Laut Jawa bag.Barat dan Perairan Kepulauan Seribu.
Ketinggian gelombang laut:
- Rendah (0,5 - 1,25 meter) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu dan Perairan Karawang-Subang.
- Sedang (1,25 - 2,5 meter) di Laut Jawa bagian Barat dan Perairan Indramayu-Cirebon.
Lihat Juga :