Banjir Bandang Terjang Malaka Barat, 4 Desa Terendam 1 Meter

Selasa, 12 Maret 2024 - 07:52 WIB
loading...
Banjir Bandang Terjang...
MALAKA - Banjir bandang merendam ratusan rumah di 4 desa wilayah Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT. Foto/SINDOnews
A A A
MALAKA - Banjir bandang disertai lumpur merendam ratusan rumah di 4 desa di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/3/2024). Banjir terjadi akibat luapan Sungai Benenai yang dipicu hujan deras sejak dua hari terakhir.

Keempat desa yang terendam banjir bandang antara lain: Desa Sikun, Desa Fafoe, Desa Oan Mane, dan Desa Motoain. Kondisi ratusan rumah warga di empat desa tersebut terendam banjir bandang luapan Sungai Benenai dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter.

Hal itu mengakibatkan semua aktivitas warga terganggu. Tidak hanya itu, banjir juga menyebabkan sebagian tempat tinggal warga rusak. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena semua harta benda mereka terendam banjir.

Baca Juga: Sudah Sepekan Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Kabupaten Ogan Ilir

Warga Desa Fafoe Yulius mengatakan, bencana banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul penahan karena tidak sanggup menahan besarnya debit air dari Sungai Benenai akibat hujan lebat.

“Tanggul sungai jebol, lalu membanjiri permukiman warga,” kata Yulius.

Pemerintah desa sudah berkali-kali melaporkan hal ini kepada pemerintah kecamatan dan juga kabupaten agar segera dibangun kembali tembok penahan yang jebol sehingga dapat menghalau banjir jika musim penghujan tiba.

Namun hingga kini belum juga ada perhatian serius dari pemerintah daerah. Yulius juga menambahkan bahwa tertutupnya akses jalan yang digenangi air menyebabkan kendaraan roda empat dan roda dua yang melewati jalur macet akibat terjebak banjir.



Warga lainya, Agustinus menyatakan bahwa akibat banjir ini semua rumah dan harta benda mereka rusak terendam banjir bandang ini. Banjir ini terjadi karena jebolnya tembok penahan Sungai Benenai.

”Banjir ini diperkirakan akan berlangsung selama 3 hari, itu pun jika sudah tidak terjadi lagi hujan,” ucapnya.

Agustinus mengakui bahwa tidak bisa mengungsi karena lebih memilih menjaga dan menyelamatkan harta mereka yang masih bisa diselamatkan. Warga kini hanya bisa berserah dengan keadaan ini, hingga kini air belum juga surut.

Warga khawatir jika hujan masih terus menguyur maka dapat terjadi banjir susulan yang lebih besar yang bisa membahayakan nyawa para warga di sekitarnya. Meski demikian, hingga saat ini belum juga ada bantuan tanggap darurat yang diberikan pemerintah setempat.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
115 RT di Jakarta Terendam...
115 RT di Jakarta Terendam Banjir Pagi Ini, Ketinggian Air Capai 2,4 Meter
Banjir Melanda Ogan...
Banjir Melanda Ogan Komering Ulu, 450 Jiwa Terdampak
Gempa M6,0 Guncang Timor...
Gempa M6,0 Guncang Timor Tengah Utara NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
22 RT di Jakarta Masih...
22 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini
7 Desa di Kabupaten...
7 Desa di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.614 Jiwa Terdampak
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Rekomendasi
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved