Kok Bisa Pilot dan Kopilot Batik Air A320 Tertidur Selama 28 Menit di Udara

Sabtu, 09 Maret 2024 - 11:50 WIB
loading...
Kok Bisa Pilot dan Kopilot...
Pilot dan kopilot Batik Air jenis Airbus A320 tertidur selama 28 menit dalam penerbangan dengan rute Kendari-Jakarta. Kejadian tersebut diungkap oleh KNKT. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pilot dan kopilot Batik Air jenis Airbus A320 tertidur selama 28 menit dalam penerbangan dengan rute Kendari-Jakarta. Kejadian di pesawat Batik Air tersebut diungkap oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Bahkan, KNKT menyimpulkan, insiden itu dianggap sebagai kejadian serius yang berdampak pada kesalahan navigasi, meski tak berdampak pada penumpang maupun kru.

Dari hasil investigasi yang diunggaj di situs KNKT, kejadian itu bermula saat pesawat dengan nomor penerbangan ID 6723 lepas landas dari Bamdar Halu Oleo Kendari menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada 25 Januari 2024.

Pesawat itu, dikendalikan oleh seorang pilot berusia 32 tahun dan kopilot berusia 28 tahun. Berdasarkan jadwal penerbangan yang dirilis Batik Air, waktu tempuh penerbangan seharusnya 2 jam dan 35 menit.

Baca juga: KNKT Selidiki Penyebab Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air

Dalam perjalanan, pilot meminta izin kepasa kopilot untuk istirahat sejenak. Kendali pesawat pun diambil alih oleh kopilot. Tak berselang lama, pilotpun terbangun dan bertanya kepada kopilot untuk istirahat.

Namun, kopilot enggan istirahat. Keduanya pun berbincang hingga akhirnya pilot kembali tertidur. Setelah sadar pilot tertidur, kopilot pun kembaki mengambil alih kendali pesawat.

Kopilot yang masih menerbangkan pesawat melakukan kontak pertama dengan petugas ATC Soetta. Saat itu kopilot mendapat instruksi menuju waypoint KURUS yakni di timur laut bandara.

Namun saat itu, pesawat ID6723 terbang dengan arah 250 derajat dan berada di sebelah timur titik seharusnya. Sekitar 1 menit setelah kontak dengan petugas ATC, kopilot secara tidak sengaja tidur.

Tak berselang lama, petugas ATC pun menciba berkomunikasi dengan kru pesawat Batik Air tersebut. Namun, komunikasi itu tak mendapat respon. Sekitar 28 menit setelah kopilot tertidur, pilot pun terbangun

"Pilot terbangun dan sadar bahwa pesawat tidak berada pada jalur penerbangan yang benar. Pilot kemudian melihat kopilot itu tertidur dan membangunkannya," demikian keterangan laporan investigasi KNKT dikutip, Sabtu (9/3/2024).

Kemudian, pilot berkomunikasi dengan petugas ATC dan berdalih mengalami masalah komunikasi radio sehingga tak bisa merespons panggilan. Penerbangan pun dilanjutkan dan mendarat dengan selamat dan lancar di Bandara Soekarno-Hatta.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan tidak ada kerusakan pada pesawat," demikian laporan tersebut.

Hasil penyelidikan mengungkap, tidak ada masalah pada sistem komunikasi pesawat. Kopilot juga mengaku ke rekannya bahwa dia tidak beristirahat yang cukup pada malam sebelumnya. Sebab, Kopilot baru menyambut kelahiran anaknya.

Atas insiden ini, KNKT merekomendasikan kepada maskapai Batik Air untuk membuat pedoman kesehatan awak kabin yang mencakup kategori gangguan pilot – penyakit, pengobatan, stres, alkohol, kelelahan dan emosi (IM SAFE) yang dapat dengan mudah disimpan dalam memori sebagai pengingat sebelum melakukan tugas penerbangan apa pun.

"Oleh karena itu, KNKT merekomendasikan Batik Air Indonesia untuk menyusun panduan dan prosedur rinci memastikan bahwa daftar periksa pribadi IM SAFE dapat digunakan untuk menilai fisik dan mental pilot kondisi dengan benar," tulis rekomendasi KNKT.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved