Pj Gubernur DKI Heru Budi Pastikan Pembersihan Data KJMU Tetap Berjalan
Kamis, 07 Maret 2024 - 17:47 WIB
loading...
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan keterangan kepada media usai bertemu mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kamis (7/3/2024) sore. FOTO/MPI/CARLOS ROY FAJARTA
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kamis (7/3/2024) sore. Mereka meminta penjelasan langsung terkait isu pencabutan KJMU yang tidak tepat sasaran.
Usai pertemuan, Heru Budi bersama sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus dan penerima KJMU keluar dari pendopo Balai Kota DKI Jakarta dan memberikan keterangan kepada awak media.
"Pertemuan dengan mahasiswa tadi saya ngobrol-ngobrol sama adik-adik. Adik-adik pinter-pinter ada yang di UNJ, ada yang di UIN, jadi memastikan bahwa mereka bisa mendapatkan KJMU," ujar Heru Budi.
Heru Budi menjelaskan para mahasiswa yang bertemu dengan dirinya diupayakan tetap mendapatkan pembiayaan bantuan sosial pendidikan KJMU walaupun proses verifikasi dan validasi tetap berjalan.
"Dan sistem sudah dibuka oleh Bu Asisten, dan tentunya cleansing itu bertahap. Saya pastikan bahwa mereka-mereka yang sudah mendapatkan dalam perjalanan KJMU bisa tetap mendapatkan itu. Dan tentunya data-data tetap berjalan itu person to person. Jadi tidak ada pemutusan KJMU," katanya.
Usai pertemuan, Heru Budi bersama sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus dan penerima KJMU keluar dari pendopo Balai Kota DKI Jakarta dan memberikan keterangan kepada awak media.
"Pertemuan dengan mahasiswa tadi saya ngobrol-ngobrol sama adik-adik. Adik-adik pinter-pinter ada yang di UNJ, ada yang di UIN, jadi memastikan bahwa mereka bisa mendapatkan KJMU," ujar Heru Budi.
Heru Budi menjelaskan para mahasiswa yang bertemu dengan dirinya diupayakan tetap mendapatkan pembiayaan bantuan sosial pendidikan KJMU walaupun proses verifikasi dan validasi tetap berjalan.
"Dan sistem sudah dibuka oleh Bu Asisten, dan tentunya cleansing itu bertahap. Saya pastikan bahwa mereka-mereka yang sudah mendapatkan dalam perjalanan KJMU bisa tetap mendapatkan itu. Dan tentunya data-data tetap berjalan itu person to person. Jadi tidak ada pemutusan KJMU," katanya.
Lihat Juga :