DPC PDIP Jaktim Minta Amien Rais Hentikan Menghujat Kepemimpinan Jokowi

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:20 WIB
loading...
DPC PDIP Jaktim Minta...
Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo.Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur menyayangkan kritik yang disampaikan politisi senior Amien rais terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kritik mantan Ketua MPR itu dinilai menghadirkan ajaran kebencian dan perpecahan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo mengatakan, kritik Amien Rais yang meminta Presiden Jokowi untuk mundur dari jabatannya itu tidak menghadirkan keteladanan politik yang sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa, Pancasila. Apalagi ditengah cobaan pandemi Covid-19 ini seluruh elemen bangsa seharusnya lebih mengutamakan keselamatan bangsa bukan malah menghadirkan ujaran kebencian dan perpecahan.

"Pak Amien selalu memberikan kritik tidak berdasar ke Presiden Jokowi. Beliau sebaiknya introspeksi, terlebih setelah gagal mengusung kandidatnya di dalam Kongres Partai Amanat Nasional sepertinya Pak Amien kehilangan panggung, terjangkit gejala post power syndrome akut. Di kalangan internal sendiri kepemimpinannya telah ditolak, Bak pepatah menepuk air didulang terpercik muka sendiri," kata Dwi Rio dalam siaran tertulisnya, Jumat (14/8/2020).

Dengan nada penuh belas kasihan, Ketua DPC PDIP yang dikenal sebagai die hard Megawati dan Jokowi tersebut justru mengingatkan tentang bahaya karma politik akibat perilaku Amien Rais yang sering bertindak selayaknya Sengkuni. Aktivis GMNI itu pun meminta Amien Rais melakukan taubat politik dan berhenti menghujat kepemimpinan Jokowi. (Baca: Pesan Amien Rais untuk Jokowi: Terus Atau Mundur)

“Karma politik itu nyata. Sebaiknya Pak Amien kembali pada khittahnya menjalankan tugas seorang ayah," pungkasnya. Seperti diketahui, di kawasan Senayan, Amien Rais mengkritik Presiden Jokowi yang telah berjalan selama enam tahun. Menurutnya, selama kepemimpinan Jokowi, Indonesia mengalami kemerosotan diberbagai sektor. Dia menyarankan Jokowi untuk mundur apabila merasa tidak memiliki kompetensi sebagai Presiden.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Rekomendasi
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
Berita Terkini
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved