2 Kapolda Metro Jaya Termuda Era Jokowi, Salah Satunya Masih Aktif di Polri
Kamis, 07 Maret 2024 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Dia beberapa kali menduduki jabatan strategis di Polri seperti Kadensus 88/AT Bareskrim Polri di tahun 2009, Kapolda Papua tahun 2012, dan Kepala BNPT di 2016.
Puncaknya, pria asal Palembang ini dilantik sebagai Kapolri pada pertengahan tahun 2016. Setelah pensiun dari kepolisian, Tito dipercaya menduduki posisi penting di kursi pemerintahan sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Setelah menjalani jabatan tersebut selama 3 tahun, Fadil akhirnya mendapat promosi jabatan sebagai Kabaharkam Polri pada 27 Maret 2023. Dari situ juga pangkatnya naik menjadi Komjen Pol.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, Fadil pernah menduduki posisi Sahlisosbud Kapolri pada tahun 2019. Kemudian, pada 2020 dia menjabat Kapolda Jawa Timur.
Selama berkarier di kepolisian, Fadil telah menangani sejumlah kasus terkenal seperti penangkapan Muslim Cyber Army tahun 2018 dan pengungkapan sindikat Saracen di tahun 2017.
Puncaknya, pria asal Palembang ini dilantik sebagai Kapolri pada pertengahan tahun 2016. Setelah pensiun dari kepolisian, Tito dipercaya menduduki posisi penting di kursi pemerintahan sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
2. Komjen Pol Fadil Imran
Ketika masih berpangkat Irjen, Fadil yang lahir pada 14 Agustus 1968 menjabat Kapolda Metro Jaya pada tahun 2020. Saat itu dia berusia 52 tahun ketika dilantik.Setelah menjalani jabatan tersebut selama 3 tahun, Fadil akhirnya mendapat promosi jabatan sebagai Kabaharkam Polri pada 27 Maret 2023. Dari situ juga pangkatnya naik menjadi Komjen Pol.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, Fadil pernah menduduki posisi Sahlisosbud Kapolri pada tahun 2019. Kemudian, pada 2020 dia menjabat Kapolda Jawa Timur.
Selama berkarier di kepolisian, Fadil telah menangani sejumlah kasus terkenal seperti penangkapan Muslim Cyber Army tahun 2018 dan pengungkapan sindikat Saracen di tahun 2017.
(jon)
Lihat Juga :