Ini Sikap Partai Demokrat Jaktim Soal Dugaan Calegnya Lakukan Politik Uang

Sabtu, 02 Maret 2024 - 15:13 WIB
loading...
Ini Sikap Partai Demokrat...
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiono mengatakan, akan menindak tegas caleg yang terbukti melakukan money politic. MPI/istimewa
A A A
JAKARTA - Caleg di Jakarta Timur berinisial SKS dilaporkan ke Bawaslu Jakarta Timur karena dituduh melakukan money politic atau politik uang. DPD Partai Demokrat Jakarta Timur akan menindak calegnya yang melakukan aksi curang tersebut.

Hal itu ditegaskan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiono, Sabtu (2/3/2024). Mujiono menegaskan partainya akan menindaklanjuti apabila ada Caleg Partai Demokrat yang melakukan politik uang.

”Kalau ada caleg yang terindikasi melakukan money politic akan diproses sesuai dengan kebijakan partai yakni melalui Mahkamah Partai,” kata Mujiono.

Baca juga: AHY: Demokrat Terus Bersama Kawal Pemerintahan Jokowi hingga Tuntas

Mujiono mengaku geram dengan upaya politik uang yang dilakukan caleg tertentu. Sebab, hal itu merusak sistem yang ada. ”Kondisi saat ini, kita sudah merawat konstituen sejak beberapa tahun lalu seakan tidak ada artinya. Di mana maraknya money politic jelang coblosan. Istilahnya panas setahun dihapus oleh hujan sehari,” ujarnya.

Mujiono mengaku heran dengan caleg yang melakukan politik uang guna lolos menjadi legislator. Sebab, kata dia, modal yang dikeluarkan tak sedikit. Sehingga tak masuk akal jika para caleg melalukan hal itu, sementara di sisi lain secara tak sebanding dengan manfaat yang diperoleh.

Baca juga: Letkol Inf Nur Wahyudi Dilantik Menjadi Dansat-81 Kopassus

“Ini pileg terberat dari sejak awal saya maju. Pileg 2024 tidak rasional antara cost politik dengan tujuan yang kita tuju,” ungkap Mujiono.

Sebelumnya, oknum caleg berinisial SKS dilaporkan ke Bawaslu Jakarta Timur. Penyebabnya, SKS diduga melakukan politik uang dalam Pemilu Legislatif 2024.

“Terlapor SKS harus menjalani proses hukum, biar ada efek jera. Karena politik uang ini sangat tidak mendidik, bahkan menciderai demokrasi bangsa,” tandas Ketua Transparansi Pemilu (Transpemilu) Jakarta Timur, Muhammad Akbar.

Pihaknya meminta Bawaslu dan Gakkumdu memproses SKS. Ia juga mendesak Partai Demokrat, KPU segera mendiskualifikasi SKS dan memproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved