Ungkap Kasus Mafia Tanah di Jakbar, RPA Perindo Koordinasi dengan Menteri ATR/BPN
Kamis, 29 Februari 2024 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
"Perselisihan tersebut membuat mereka (warga) dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat dengan sistem aduan. Kami mewakili masyarakat untuk mempertanyakan kenapa hal ini terjadi. Jadi pada dasarnya itu hanya berdasarkan surat keterangan hilang girik. Jadi kita duga surat keterangan hilang girik ini hanya dibuat-buat saja," ujarnya.
Amri menduga menduga ini hanya permainan oleh oknum-oknum ataupun seorang mafia tanah. "Dalam hal ini yang kita duga bekerja sama dengan pihak-pihak pejabat-pejabat baik itu lurah kemudian BPN dan pejabat lainnya," tambahnya.
Dia mengatakan, pihaknya akan melawan dan akan berkordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono.
"Kami akan berkordinasi dengan pihak BPN yaitu bapak menteri yang baru pak agus. Kemudian kami juga akan berkordinasi dengan mabes polri dan juga kami akan mengusut ini pada pihak kejaksaan agung," jelasnya.
"Nah tiga elemen ini nantinya yang akan kami usut tentang kita duga yang bermain pada mafia-mafia tanah karena ini sangat penting untuk kelangsungan tempat bermain anak-anak di lingkungan itu," tambahnya.
Amri menduga menduga ini hanya permainan oleh oknum-oknum ataupun seorang mafia tanah. "Dalam hal ini yang kita duga bekerja sama dengan pihak-pihak pejabat-pejabat baik itu lurah kemudian BPN dan pejabat lainnya," tambahnya.
Dia mengatakan, pihaknya akan melawan dan akan berkordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono.
"Kami akan berkordinasi dengan pihak BPN yaitu bapak menteri yang baru pak agus. Kemudian kami juga akan berkordinasi dengan mabes polri dan juga kami akan mengusut ini pada pihak kejaksaan agung," jelasnya.
"Nah tiga elemen ini nantinya yang akan kami usut tentang kita duga yang bermain pada mafia-mafia tanah karena ini sangat penting untuk kelangsungan tempat bermain anak-anak di lingkungan itu," tambahnya.
Lihat Juga :