Pengelola Masjid Sunda Kelapa Minta Bantuan Kelurahan Menteng Tertibkan Pedagang

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:14 WIB
loading...
Pengelola Masjid Sunda...
Pengelola Masjid Agung Sunda Kelapa berencana akan merevitalisasi kawasan food court yang ada di sekitaran masjid. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengelola Masjid Agung Sunda Kelapa berencana akan merevitalisasi kawasan food court yang ada di sekitaran masjid. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan kenyamanan untuk para jemaah yang akan melakukan ibadah.

Namun, untuk merealisasikan hal ini, pengelola meminta bantuan pihak Kelurahan Menteng untuk menertibkan para pedagang yang masih bertahan di kawasan tersebut. Petugas Satpol PP dan pasukan oranye melakukan pembongkaran dan pemasangan seng di bagian belakang Masjid Agung Sunda Kelapa.

Tidak ada perlawanan dari pedagang yang ditertibkan. Lurah Menteng Indrawan Prasetyo mengatakan pihaknya hanya menindaklanjuti pengaduan masyarakat bahwa pihak pengelola Masjid Agung Sunda Kelapa hendak melakukan revitalisasi food court yang ada di sekitar masjid.

Baca juga: Kisah di Balik Masjid Agung Sunda Kelapa, Pembangunannya Ditolak Pejabat era Tahun 1950

Dari wilayah sifatnya hanya mendukung program perbaikan dan penataan kawasan, sehingga dilakukan penertiban. Dia menuturkan, ada 20 pedagang di kawasan Masjid Agung Sunda Kelapa.

"Kita hanya mendukung revitalisasi yang dilakukan pengelola Masjid Agung Sunda Kelapa," kata Indrawan saat ditemui di kawasan food court Masjid Agung Sunda Kelapa, Kamis (29/2/2024).

Lebih lanjut Indra mengatakan dari 20 pedagang yang ada, 14 pedagang sudah terima jika kontraknya untuk berjualan di kawasan masjid tidak diperpanjang. Namun ada enam pedagang yang ngotot tetap berjualan. Inilah yang ditertibkan pihaknya.

"Memang dalam surat perjanjian sudah disebutkan jika kontrak tidak diperpanjang maka tidak akan melakukan penuntutan ataupun minta ganti rugi," ucap Indrawan.

Indrawan mengatakan, untuk memastikan kawasan tersebut steril, pihaknya memasang seng di kawasan Food Court Sunda Kelapa. Ini dilakukan untuk memastikan enam pedagang yang awalnya tidak mau pindah bisa segera mengosongkan tempat jualannya.

"Tadi enam pedagang minta waktu hingga hari Sabtu untuk mengumpulkan barang-barangnya. Meski demikian kita tetap memasang seng agar proses revitalisasi bisa segera dilakukan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masjid Sunda Kelapa...
Masjid Sunda Kelapa Potong Puluhan Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H
Pengurus PBH Peradi...
Pengurus PBH Peradi Jakpus Dilantik, Perkuat Komitmen Bantuan Hukum Gratis
Wujud Kepedulian pada...
Wujud Kepedulian pada Calon Pemimpin, MNC University Guyur Pengurus Forum OSIS Jakarta Pusat dengan Beasiswa
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved