Momen Joko Tingkir Murka Penggal Raden Pabelan Usai Tiduri Putri Sekar Kedaton
Kamis, 29 Februari 2024 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Statusnya kemudian disamakan dengan maling karena ia masuk ke kaputrian tanpa izin. Ia dilaporkan ke Sultan Hadiwijaya. Mendengar laporan ada maling masuk ke kaputrian dan mengencani putrinya, Kanjeng Sultan langsung murka.
Sultan langsung memerintahkan agar maling itu ditangkap dan dihukum mati. Maka dikerahkanlah prajurit pengawal Keraton menangkap Pabelan yang saat sedang berpelukan dengan sang putri. Pabelan akhirnya dipenggal kepalanya.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Raden Pabelan Tiduri Putri Raja Pajang Sekar Kedaton
Namun setelah diselidiki, rahasia Tumenggung Mayang itu akhirnya terbongkar. Sebagai orang tua yang merancang cara supaya anaknya itu bisa masuk ke ndalem kaputren. Maka Tumenggung Mayang pun dijatuhi hukuman buang ke Semarang.
Berita pembuangan ini terdengar oleh Senopati. Ia tidak terima jika adik iparnya itu diasingkan ke luar Pajang. Maka Senopati langsung mempersiapkan anak buahnya untuk menculik Tumenggung Mayang. Berangkatlah orang-orang kepercayaan Senopati.
Di tengah perjalanan menuju Semarang, pasukan Pajang yang membawa Tumenggung Mayang itu dihadang oleh sejumlah prajurit Mataram. Dengan kemampuan dan kegesitannya, prajurit Mataram itu berhasil merebut Tumenggung Mayang dari tangan tentara Pajang.
Sultan langsung memerintahkan agar maling itu ditangkap dan dihukum mati. Maka dikerahkanlah prajurit pengawal Keraton menangkap Pabelan yang saat sedang berpelukan dengan sang putri. Pabelan akhirnya dipenggal kepalanya.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Raden Pabelan Tiduri Putri Raja Pajang Sekar Kedaton
Namun setelah diselidiki, rahasia Tumenggung Mayang itu akhirnya terbongkar. Sebagai orang tua yang merancang cara supaya anaknya itu bisa masuk ke ndalem kaputren. Maka Tumenggung Mayang pun dijatuhi hukuman buang ke Semarang.
Berita pembuangan ini terdengar oleh Senopati. Ia tidak terima jika adik iparnya itu diasingkan ke luar Pajang. Maka Senopati langsung mempersiapkan anak buahnya untuk menculik Tumenggung Mayang. Berangkatlah orang-orang kepercayaan Senopati.
Di tengah perjalanan menuju Semarang, pasukan Pajang yang membawa Tumenggung Mayang itu dihadang oleh sejumlah prajurit Mataram. Dengan kemampuan dan kegesitannya, prajurit Mataram itu berhasil merebut Tumenggung Mayang dari tangan tentara Pajang.
Lihat Juga :