LRT Palembang Mogok, Pemerintah Minta Maaf dan Investigasi

Senin, 13 Agustus 2018 - 17:47 WIB
LRT Palembang Mogok,...
LRT Palembang Mogok, Pemerintah Minta Maaf dan Investigasi
A A A
PALEMBANG - Pemerintah akhirnya bereaksi terkait gangguan yang mengakibatkan LRT yang masih tahap ujicoba dan sosialisasi itu mogok. Dirjen Perkeretaapian Zulfikri menyatakan permintaan maaf dan menegaskan segera dilakukan penyelidikan mendalam.

"Menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna LRT Sumatera Selatan atas ketidaknyamanan yang terjadi Minggu 12 Agustus 2018. Saat ini, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait masih mengadakan penyelidikan secara mendalam terkait kejadian tersebut,” ungkap Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Zulfikri di Kantor LRT zona satu Palembang, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, perlu disampaikan penyebab beberapa gangguan yang terjadi agar tidak meresahkan masyarakat. Rabu, 1 Agustus 2018, LRT Palembang berhenti mendadak 2 km menjelang stasiun Jakabaring akibat sensor pintu yang sensitif terkait prosedur keamanan. “Apabila pintu tidak tertutup sempurna, maka masinis kereta tidak akan bisa menjalankan kereta dan harus dicek agar menutup dengan sempurna,” katanya.

Lalu, Jumat 10 Agustus 2018, LRT Palembang kembali berhenti mendadak di Stasiun Bumi Sriwijaya akibat VDU (Vehicle Display Unit) yang tidak dapat membaca posisi kereta. Hal ini akibat fungsi failsafe sinyal yang otomatis bekerja demi keselamatan perjalanan KA.

Pada saat kejadian AC di ruang ER mati sehingga terjadi overheat yang mengakibatkan aspek sinyal tetap merah. “Namun hal tersebut bisa ditangani. Kejadian ini tidak menyebabkan kereta mogok, namun tetap bisa berjalan dengan dipandu petugas di lapangan,” katanya.

Adapun Minggu (12/8/2018), kembali LRT Palembang berhenti mendadak akibat short circuit, dikarenakan kabel negative CCD di sarana yang putus. "Atas kekurangan pemerintah juga berharap masyarakat bersabar dan tetap memberikan dukungan untuk LRT yang merupakan hasil karya anak bangsa. Apabila selama masa uji coba terjadi kekurangan dapat diberikan kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaikinya," sebutnya.

Pemerintah segera mengevaluasi secara keseluruhan operasional LRT Palembang. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap perbaikan kinerja operasional LRT secara keseluruhan yang berdampak pada peningkatan performa kinerja Operasional LRT. "Terutama dalam rangka mendukung Perhelatan Asian games 2018 di Kota Palembang," katanya.

Untuk diketahui, Minggu (12/8/2018) sore, puluhan penumpang LRT harus berjalan 400 meter menuju Stasiun Jakabaring, karena LRT berhenti mendadak dan mogok.
(rhs)
Berita Terkait
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Bareskrim Tetapkan Tersangka...
Bareskrim Tetapkan Tersangka Proyek Venue Asian Games 2018
Kurangi Polusi Udara,...
Kurangi Polusi Udara, Opening Ceremony Asian Games 2022 Digelar Tanpa Kembang Api
Misteri Pesta Kembang...
Misteri Pesta Kembang Api Digital di Pembukaan Asian Games 2022, Ini Jawabannya
Masalah Honorarium Panpel...
Masalah Honorarium Panpel Asian Games 2018 Jangan Sampai Salah Alamat
10 Perusahaan Kereta...
10 Perusahaan Kereta Api Paling Menguntungkan di Dunia
Berita Terkini
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
3 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
3 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
4 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
6 jam yang lalu
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
13 jam yang lalu
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
14 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved