2 Anggota KPPS dan Satu Linmas di Lombok Timur Meninggal Akibat Kelelahan

Senin, 26 Februari 2024 - 20:15 WIB
loading...
2 Anggota KPPS dan Satu...
Sekretaris KPU Lombok Timur, Nurdin. Foto/Istimewa
A A A
LOMBOK TIMUR - Sebanyak tiga orang penyelenggara Pemilu 2024 di Lombok Timur dilaporkan meninggal dunia. Korban meninggal merupakan anggota KPPS dan Linmas yang ditugaskan untuk menjaga keamanan di TPS.

Selain korban meninggal dunia, puluhan penyelenggara pemilu juga dilaporkan dirawat di rumah sakit. Untuk korban meninggal dunia dan sakit akan diberikan santunan uang tunai.

Sekretaris KPU Lombok Timur, Nurdin mengatakan korban meninggal dunia yaitu dua orang anggota KPPS dan satu orang anggota Linmas. Sementara untuk anggota KPPS yang sakit dan dirawat di rumah sakit sebanyak 9 orang.

Baca juga; 57 Petugas KPPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024, Didominasi Usia 41-50 Tahun

Dia mengatakan, mengacu kepada keputusan KPU nomor 59 tahun 2023, telah diatur pedoman teknis pemberian santunan kematian santunan kecelakaan kerja kepada badan Adhoc. Dalam pedoman teknis itu korban meninggal dunia akan diberikan santunan sejumlah Rp 46 juta.

Dengan rincian Rp36 juta untuk santunan kematian dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman. Sedangkan bagi yang kecelakaan kerja akan diberikan sesuai dengan jenis kecelakaan yang diakibatkan.

“Bagi korban meninggal dunia dan yang mengalami sakit tentunya akan kita usulkan untuk mendapatkan santunan. Sejauh ini sudah ada 4 orang sudah kita verifikasi untuk diusulkan mendapatkan santunan," terangnya.

Namun, data berbeda dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim). Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Pathurrahman mengatakan, data yang diterima pihaknya, penyelenggara pemilu yang meninggal dunia hanya satu orang.

Baca juga; Ahli Waris KPPS Meninggal di NTT Terima Santunan Rp36 Juta dan Biaya Pemakaman Rp10 Juta

Korban Lansia usia 65 tahun dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Raden Soedjono Selong. Korban meninggal dunia karena kelelahan kemudian komplikasi terhadap penyakit yang telah diderita sebelumnya.

"Dua korban meninggal lainnya tidak ada di data kami. Kami tidak tahu itu, mungkin di rawat di rumah sakit swasta," jelas Pathurrohman.

Sedangkan jumlah penyelenggara pemilu yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. KPU menyebut jumlah penyelenggara pemilu yang di rawat karena sakit sebanyak 9 orang, sementara data Dikes Lotim sebanyak 43 orang.

"Berdasarkan data yang kami dapatkan per 24 Februari 2024, total pasien penyelenggara pemilu yang di opname sebanyak 43 orang, dengan rincian 29 di rawat di puskesmas, 1 orang di klinik, 3 orang RSUD Raden Soedjono Selong, 3 orang di RSUD Selaparang,6 orang RSUD Lombok Timur, dan 1 orang RSUD Patuh Karya. Yang sudah pulang 40 orang,"paparnya.

Sementara itu, berdasarkan diagnosa, korban sakit karena dasar kelelahan. Hal itu kemudian menjadi pemicu kambuhnya penyakit yang telah diderita sebelumnya oleh korban. "Data ini kami sebut penyelenggara Pemilu, ada KPPS, Linmas, bahkan anggota Polri,"imbuh Pathurrahman.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Calon Praja IPDN Asal...
Calon Praja IPDN Asal Maluku Utara Meninggal saat Ikuti Diksar di Jatinangor
2 Pekerja Tambang PT...
2 Pekerja Tambang PT Freeport yang Terjebak Longsor Ditemukan Meninggal
Update Banjir Bali:...
Update Banjir Bali: 14 Orang Meninggal dan 2 Masih Hilang
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Fraksi Perindo Dukung...
Fraksi Perindo Dukung Bupati Lombok Timur Tertibkan Pemandu Surfing di Teluk Ekas
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Rekomendasi
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Tak Sekadar Hilangkan...
Tak Sekadar Hilangkan Bau Badan, Deodoran Tawas Dorong Gaya Hidup Sehat
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap Saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved