Kontrol dari Media Sangat Strategis Wujudkan Good Governance di Kemenag
Senin, 26 Februari 2024 - 05:23 WIB
loading...
Focus group discussion (FGD) bertajuk Pengawasan Kolaboratif 2024 yang digelar oleh Itjen Kementerian Agama di Banda Aceh, Minggu (25/2/2024) malam. Foto/Kemenag
A
A
A
BANDA ACEH - Partisipasi media dalam mengawasi kebijakan dan program Kementerian Agama (Kemenag) memiliki dampak besar dan mampu membangun pelayanan publik secara efektif, efisien, dan bahkan lebih akuntabel.
“Transformasi layanan dan good governance yang sejak awal menjadi komitmen Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas juga akhirnya terwujud. Kolaborasi dengan melibatkan peran konstruktif dari media ini menjadi kebutuhan karena terbukti memberikan manfaat dan dampak yang besar,” kata Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Wibowo Prasetyo saat berdialog dengan puluhan editor media massa nasional dan daerah di Banda Aceh, Minggu (25/2/2024) malam.
Baca juga: Itjen Kemenag Kawal Penyiapan Layanan Jemaah Haji 2024 di Saudi
Dialog digelar dalam acara focus group discussion (FGD) bertajuk Pengawasan Kolaboratif 2024 yang digelar oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama.
Wibowo mengungkapkan, dengan transparansi yang tinggi, maka pada akhirnya juga menciptakan kepercayaan dari publik dan reputasi yang baik. Indikasi tingginya reputasi Kemenag itu antara lain ditandai dengan pengakuan dan pemberian sederet penghargaan dari pihak luar.
Pada 2023, Kemenag antara lain mendapat pengakuan dari Komisi Informasi (KI) Pusat yang memberikan penghargaan berupa Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan kualifikasi Informatif.
“Transformasi layanan dan good governance yang sejak awal menjadi komitmen Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas juga akhirnya terwujud. Kolaborasi dengan melibatkan peran konstruktif dari media ini menjadi kebutuhan karena terbukti memberikan manfaat dan dampak yang besar,” kata Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Wibowo Prasetyo saat berdialog dengan puluhan editor media massa nasional dan daerah di Banda Aceh, Minggu (25/2/2024) malam.
Baca juga: Itjen Kemenag Kawal Penyiapan Layanan Jemaah Haji 2024 di Saudi
Dialog digelar dalam acara focus group discussion (FGD) bertajuk Pengawasan Kolaboratif 2024 yang digelar oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama.
Wibowo mengungkapkan, dengan transparansi yang tinggi, maka pada akhirnya juga menciptakan kepercayaan dari publik dan reputasi yang baik. Indikasi tingginya reputasi Kemenag itu antara lain ditandai dengan pengakuan dan pemberian sederet penghargaan dari pihak luar.
Pada 2023, Kemenag antara lain mendapat pengakuan dari Komisi Informasi (KI) Pusat yang memberikan penghargaan berupa Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan kualifikasi Informatif.
Lihat Juga :