Sebelum Bubar, Massa Aksi Sempat Lempar Bangkai Tikus dan Telur Busuk ke KPU
Jum'at, 23 Februari 2024 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Beruntungnya orator dari mobil komando bersiaga melihat situasi yang memanas. Dari mobil komando itulah massa bisa ditenangkan.
"Tolong, hati-hati provokasi. Kita bukan masa bayaran, kita massa terkoordinir, ini aksi damai," ucap orator.
Di sisi lainnya, massa juga sempat melakukan aksi bakar ban sebagai tanda semangat yang berkobar. Mereka bahkan menyatakan bahwa perjuangan untuk mencapai keadilan demokrasi akan terus dilakukan.
Massa aksi juga sempat menerima ultimatum pertama dari Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro pada pukul 18.15 WIB. Susatyo meminta massa untuk membubarkan diri.
Tak lama setelah ultimatum itu, massa aksi pun meninggalkan lokasi pada pukul 18.24 WIB. Mereka menutup aksinya dengan berdoa dan meninggalkan lokasi seraya bersalawat.
"Tolong, hati-hati provokasi. Kita bukan masa bayaran, kita massa terkoordinir, ini aksi damai," ucap orator.
Di sisi lainnya, massa juga sempat melakukan aksi bakar ban sebagai tanda semangat yang berkobar. Mereka bahkan menyatakan bahwa perjuangan untuk mencapai keadilan demokrasi akan terus dilakukan.
Massa aksi juga sempat menerima ultimatum pertama dari Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro pada pukul 18.15 WIB. Susatyo meminta massa untuk membubarkan diri.
Tak lama setelah ultimatum itu, massa aksi pun meninggalkan lokasi pada pukul 18.24 WIB. Mereka menutup aksinya dengan berdoa dan meninggalkan lokasi seraya bersalawat.
(maf)
Lihat Juga :