Dewan Minta Disdik Makassar Siapkan 10 Ribu Gawai untuk Siswa Kurang Mampu
Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:53 WIB
loading...
Suasana belajar mengajar secara tatap muka di Sekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Kompleks Rusunawa Panambungan Makassar, 10 Agustus lalu. Sementara itu, anggota dewan meminta Dinas Pendidikan menyiapkan hingga 10 ribu gawai untuk siswa kurang mampu. F
A
A
A
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar menyiapkan hingga 10 ribu gawai untuk siswa kurang mampu. Penyediaan gawai itu untuk mendukung proses belajar jarak jauh yang kini diterapkan selama COVID-19 .
Usulan Wahab itu jauh lebih banyak dari jumlah sementara siswa kurang mampu yang didata oleh Disdik Makassar SD dan SMP dari 19 sekolah.Dari data Disdik, ada4.500 siswa kurang mampuyang memenuhi syarat untuk diberikan bantuan gawai.
Baca juga: SDN Kompleks Sambung Jawa Bagikan Kuota Gratis ke Siswanya
"Saya bilang kuota (siswa) itu harus dihitung dengan baik, jangan sedikit, kalau uang ada kita beli yang banyak sekalian, jumlah ini menurut saya masih kurang, anak-anak kita yang kurang beruntung itu banyak, SD, SMP, jadi belilah, beli 10.000," ujar legislator Golkar ini, Kamis (13/8/2020).
Menurut Wahab, lebih baik berlebih daripada harus ada siswa kurang mampu yang ketinggalan pelajaran akibat tidak memiliki gawai. Wahab bilang, sudah jadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan siswa bisa mengikuti proses belajar mengajar.
Usulan Wahab itu jauh lebih banyak dari jumlah sementara siswa kurang mampu yang didata oleh Disdik Makassar SD dan SMP dari 19 sekolah.Dari data Disdik, ada4.500 siswa kurang mampuyang memenuhi syarat untuk diberikan bantuan gawai.
Baca juga: SDN Kompleks Sambung Jawa Bagikan Kuota Gratis ke Siswanya
"Saya bilang kuota (siswa) itu harus dihitung dengan baik, jangan sedikit, kalau uang ada kita beli yang banyak sekalian, jumlah ini menurut saya masih kurang, anak-anak kita yang kurang beruntung itu banyak, SD, SMP, jadi belilah, beli 10.000," ujar legislator Golkar ini, Kamis (13/8/2020).
Menurut Wahab, lebih baik berlebih daripada harus ada siswa kurang mampu yang ketinggalan pelajaran akibat tidak memiliki gawai. Wahab bilang, sudah jadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan siswa bisa mengikuti proses belajar mengajar.
Lihat Juga :