alexametrics

Menghina di Facebook Berakhir Damai di Kantor Polisi, Pelaku Minta Maaf

loading...
Menghina di Facebook Berakhir Damai di Kantor Polisi, Pelaku Minta Maaf
Prima Sriyani (hijab biru muda) berpelukan dengan Maria (baju coklat) setelah tercapai kesepakatan damai di Polres Kobar, Kamis (2/8/2018) dini hari. Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Prima Sriyani warga Jalan Brunai, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng yang menghina Maryani Sabran, seorang calon legislatif (caleg) Kalteng dari PDIP akhirnya minta maaf dengan disaksikan kedua belah pihak bersama Kasat Reskrim Polres Kobar pada, Kamis (2/8/2018). Dengan legowo dan ikhlas, Maryani memaafkan Prima.

“Alhamdulillah, Ibu Maria akhirnya memaafkan dengan tulus ikhlas ponakan saya Prima Sriyani yang telah melakukan penghinaan di media sosial. Ibu Maryani akan segera mencabut laporan dan proses hukum bisa dihentikan,” ujar Akhmad Ibrani, mewakili keluarga yang ditemui MNC Media di Pangkalan Bun, Kamis (2/8/2018).

Dia menceritakan, pertemuan antara kedua belah pihak dilaksanakan pada Rabu 1 Agustus 2018 sekira pukul 22.00 WIB hingga Kamis (2/8/2018) dini hari sekira pukul 01.00 WIB di Polres Kobar.



“Dari pihak Prima ada kedua orangtua, paman, tante dan juga saya. Sedangkan Ibu Maria datang bersama dua orang temannya. Kesepakatan bersama antara Ibu Maria dan pihak Prima yakni, permintaan maaf di media, kemudian di akun Facebook Prima diposting video permintaan maaf juga,” ujar Akhmad.

Sementara itu, pihak pelapor Maryani Sabran mengaku ikhlas memaafkan Prima meski sudah dihina dan dicaci maki di media sosial. “Saya sudah memaafkan semuanya. Laporan akan saya cabut secepatnya,” ujar wanita yang akrab disapa Maria.

Bahkan dirinya mengaku saat ini Prima sudah dianggap menjadi adiknya. “Semoga semua menjadi lebih baik kedepannya. Karena kebenaran hanya milik Allah SWT. Terima kasih Pak Kasat Reskrim Polres Kobar dan penyidik sudah menerima laporan dan membantu mediasi n memfasilitasi semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Seorang ibu di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng terpaksa harus berurusan dengan polisi gara-gara berkomentar menghina seorang calon legislatif (caleg) Kalteng dari PDIP di Facebook. Prima Sriyani, harus menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Sat Reskrim Polres Kobar lantaran diduga meremehkan atau menghina seorang calon legislatif (caleg) Kalteng dari PDIP, Maryani Sabran warga Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun.

Prima Sriyani (hijab biru muda) berpelukan dengan Maria (baju coklat) setelah tercapai kesepakatan damai di Polres Kobar, Kamis (2/8/2018) dini hari. Foto iNews TV/Sigit D
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak