Pemkab Batang Manjakan Konsumen Pasar Induk lewat Aplikasi Dotukara
Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya menjamin barang yang dibeli melalui aplikasi itu berkualitas pasar modern. Alasannya, tim admin akan memastikan kebersihan dan sterilitas barang yang dibeli konsumen. Misalnya, kentang, kacang yang dipesan akan dibersihkan sebelum dikirim. (Baca:Tingkatkan Layanan Darurat, Pemkab Batang Launching Call Center 112)
"Kami tidak pakai jasa ojol, tapi ada tim pengantaran sendiri. Sementara pasar batang dulu, pasar lainnya menyusul," jelasnya. Anwar Rozikin selaku ketua paguyuban pedagang pasar Batang menyebut ada 1.500 pedagang yang jadi mitra Dotukura.
Pihaknya sudah membuat sistem untuk pembagian penjualan komoditas, sekitar 200 barang seperti sayur, dading sampai dengan daun pisang. "Kami kan ada zonas, misal zona pedagang sayur, ikan dan sebagainya. Tiap pedagang komoditas yang sama tidak akan rebutan pembeli karena penjual (online),digilir per hari, agar adil," tuturnya.
Untuk biaya pengiriman Rp2.500 per kilometer, dengan waktu pesan pukul 07.00 dan diantar pukul 10.00 WIB karena butuh waktu untuk mencari barang dan mengemasnya.
"Kami tidak pakai jasa ojol, tapi ada tim pengantaran sendiri. Sementara pasar batang dulu, pasar lainnya menyusul," jelasnya. Anwar Rozikin selaku ketua paguyuban pedagang pasar Batang menyebut ada 1.500 pedagang yang jadi mitra Dotukura.
Pihaknya sudah membuat sistem untuk pembagian penjualan komoditas, sekitar 200 barang seperti sayur, dading sampai dengan daun pisang. "Kami kan ada zonas, misal zona pedagang sayur, ikan dan sebagainya. Tiap pedagang komoditas yang sama tidak akan rebutan pembeli karena penjual (online),digilir per hari, agar adil," tuturnya.
Untuk biaya pengiriman Rp2.500 per kilometer, dengan waktu pesan pukul 07.00 dan diantar pukul 10.00 WIB karena butuh waktu untuk mencari barang dan mengemasnya.
(don)
Lihat Juga :