Gubernur Ridwan Kamil Catat Poin Penting Musrenbangnas, Apa Saja?
Kamis, 30 April 2020 - 22:02 WIB
loading...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti Musrenbangnas melalui telekonferensi di Gedung Pakuan, Jalan Ottista, Kota Bandung. Foto/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2020 via telekonferensi dari Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista) Nomor 1, Kota Bandung, Kamis (30/4/20).
Musrenbangnas yang digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 dibuka Presiden Joko Widodo. Gubernur Ridwan Kamil banyak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Presiden.
Dalam arahannya, Presiden mengatakan bahwa perencanaan pembangunan 2021 perlu disesuaikan dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini.
“Tahun ini kita sudah melakukan penyesuaian-penyesuaian target pembangunan. Kita lakukan realokasi dan refocusing belanja secara besar-besaran. Kita geser prioritas pada tiga hal, bidang kesehatan, jaring pengaman sosial bagi warga miskin, serta stimulus ekonomi agar pelaku usaha bisa bertahan dan mencegah terjadinya PHK,” ujar Presiden.
Menurut Presiden, belum ada pihak yang bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir. Namun, Presiden meyakini dengan kedisiplinan, kecepatan, dan ketepatan upaya pemerintah, Indonesia akan bisa melalui pandemi COVID-19.
Presiden menegaskan Pemerintah telah menyiapkan berbagai mitigasi untuk menghadapi pandemi, mulai dari kesehatan hingga mitigasi dampak ekonomi, sekaligus upaya pemulihan pascapandemi.
Musrenbangnas yang digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 dibuka Presiden Joko Widodo. Gubernur Ridwan Kamil banyak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Presiden.
Dalam arahannya, Presiden mengatakan bahwa perencanaan pembangunan 2021 perlu disesuaikan dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini.
“Tahun ini kita sudah melakukan penyesuaian-penyesuaian target pembangunan. Kita lakukan realokasi dan refocusing belanja secara besar-besaran. Kita geser prioritas pada tiga hal, bidang kesehatan, jaring pengaman sosial bagi warga miskin, serta stimulus ekonomi agar pelaku usaha bisa bertahan dan mencegah terjadinya PHK,” ujar Presiden.
Menurut Presiden, belum ada pihak yang bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir. Namun, Presiden meyakini dengan kedisiplinan, kecepatan, dan ketepatan upaya pemerintah, Indonesia akan bisa melalui pandemi COVID-19.
Presiden menegaskan Pemerintah telah menyiapkan berbagai mitigasi untuk menghadapi pandemi, mulai dari kesehatan hingga mitigasi dampak ekonomi, sekaligus upaya pemulihan pascapandemi.
Lihat Juga :