Wabah Corona Akibatkan Ribuan Pekerja di Gresik Kena PHK

Selasa, 14 April 2020 - 18:53 WIB
loading...
Wabah Corona Akibatkan...
ilustrasi
A A A
GRESIK - Ribuan pekerja di Gresik terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari beberapa perusahaan. Pemicunya, dampak pandemi virus corona karena produksi menurun. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, ada 967 pekerja yang kena PHK. Itu belum termasuk yang dirumahkan.

Jumlah ini meningkat drastis dari yang sebelumnya hanya 73 pekerja, kemudian meningkat 200 lebih orang yang dirumahkan. "Kali ini meningkat empat kali lipat," kata Kadisnaker Ninik Asrukin, Selasa (14/4/2020).

Dia menyampaikan, ribuan pekerja yang di PHK berasal dari 16 perusahaan. Status mereka bermacam-macam. Ada yang masuk uotsourching, ada pula yang masa kontraknya habis.

Sementara jumlah pekerja yang dirumahkan sebanyak 263 orang. Mereka berasal dari 7 perusahaan. Jika ditotal, ada 1.230 pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat wabah Covi-19.

Bagi mereka yang terkena PHK dan dirumahkan dapat mengikuti program pemerintah Kartu Pra Kerja. Mereka cukup mengakses ke website resmi www.prakerja.go.id. "Tidak hanya pekerja, pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 juga bisa ikut mendaftar. Kita sudah sediakan posko di kantor," ujar Ninik.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad menyampaikan jika sampai saat ini dirinya belum mendapat laporan jumlah pekerja yang di PHK.

Meski demikian, Muhammad meminta Disnaker jemput bola ke perusahaan dengan meminta data terbaru jumlah pekerja yang di PHK. "Kita panggil pekan depan seperti apa penanganan Disnaker dengan banyaknya pekerja yang di PHK selama pandemi ini," pungkasnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Isu Narkoba dan Wacana...
Isu Narkoba dan Wacana Pelarangan, Pekerja Vape Jadi Pihak Paling Terdampak
Sampaikan Aspirasi,...
Sampaikan Aspirasi, Pekerja PTPN IV di Cot Girek Datangi Kantor Bupati Aceh Utara
Polisi Harus Jamin Keamanan...
Polisi Harus Jamin Keamanan Pekerja Jalanan, Sahroni: Pemberantasan Begal Jadi Prioritas!
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Rekomendasi
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved