Media Efektif Bantu Awasi Layanan Publik di Kemenag
Minggu, 18 Februari 2024 - 07:09 WIB
loading...
Diskusi bertajuk Media dan Peran Pengawasan Layanan Publik di Kabupaten Magelang, Sabtu (17/2/2024). Foto/Abdul Hakim/MPI
A
A
A
MAGELANG - Transformasi layanan publik yang tercipta baik di Kementerian Agama (Kemenag) saat ini merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak. Keberhasilan antara lain karena adanya dukungan yang positif dari kalangan media massa.
"Simbiosis antara Kemenag dan media massa ini terjalin begitu erat. Media terbukti membantu banyak, khususnya dalam hal pengawasan agar layanan publik itu benar-benar mencapai sasaran. Media bisa secara lengkap dan jernih menangkap persoalan yang dirasakan masyarakat langsung," kata Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo dalam diskusi bertajuk 'Media dan Peran Pengawasan Layanan Publik' yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag di Kabupaten Magelang, Sabtu (17/2/2024).
Selain Wibowo, hadir sebagai narasumber lain dalam diskusi ini adalah Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Akhmad Fauzin, dan jurnalis MNC Group Abdul Hakim.
Diskusi ini dihadiri puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang seperti aktivis pemuda, tokoh masyarakat, dan kalangan jurnalis.
Baca Juga: Kemenag Gelar Dialog Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media
Menurut Wibowo, untuk mewujudkan layanan publik yang benar-benar membumi, dibutuhkan peran aktif media. Sebab dari media justru banyak masukan yang berharga untuk melengkapi kebijakan yang telah ditelurkan oleh suatu institusi.
Seperti yang terjadi di Kemenag, Wibowo mengungkapkan, banyak kebijakan terbukti dilatarbelakangi karena atas berbagai masukan media. Pendaftaran haji atau nikah, misalnya, saat ini sangat mudah karena terlayani dalam satu aplikasi bernama Pusaka.
"Simbiosis antara Kemenag dan media massa ini terjalin begitu erat. Media terbukti membantu banyak, khususnya dalam hal pengawasan agar layanan publik itu benar-benar mencapai sasaran. Media bisa secara lengkap dan jernih menangkap persoalan yang dirasakan masyarakat langsung," kata Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo dalam diskusi bertajuk 'Media dan Peran Pengawasan Layanan Publik' yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag di Kabupaten Magelang, Sabtu (17/2/2024).
Selain Wibowo, hadir sebagai narasumber lain dalam diskusi ini adalah Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Akhmad Fauzin, dan jurnalis MNC Group Abdul Hakim.
Diskusi ini dihadiri puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang seperti aktivis pemuda, tokoh masyarakat, dan kalangan jurnalis.
Baca Juga: Kemenag Gelar Dialog Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media
Menurut Wibowo, untuk mewujudkan layanan publik yang benar-benar membumi, dibutuhkan peran aktif media. Sebab dari media justru banyak masukan yang berharga untuk melengkapi kebijakan yang telah ditelurkan oleh suatu institusi.
Seperti yang terjadi di Kemenag, Wibowo mengungkapkan, banyak kebijakan terbukti dilatarbelakangi karena atas berbagai masukan media. Pendaftaran haji atau nikah, misalnya, saat ini sangat mudah karena terlayani dalam satu aplikasi bernama Pusaka.
Lihat Juga :