Jalur Pantura Demak-Kudus Masih Ditutup Akibat Banjir, Warga Keluhkan Kurangnya Bantuan Medis

Minggu, 18 Februari 2024 - 07:08 WIB
loading...
Jalur Pantura Demak-Kudus...
Mobil dan truk nekat menerobos jalur Pantura yang terendam banjir. Hal tersebut dikeluhkan warga Demak dan Karanganyar, Jawa Tengah. Foto/Sukmajaya/iNewsTV
A A A
DEMAK - Hari ke-11 banjir di Karanganyar dan Demak, Jawa Tengah, masih menyisakan keprihatinan. Jalur Pantura Demak-Kudus masih ditutup karena genangan air, meskipun banyak mobil dan truk yang nekat menerobos. Aksi nekat ini menyebabkan gelombang air yang merusak rumah warga di pinggir jalan.

Meskipun banjir mulai surut, ketinggian air di lokasi pemukiman terdalam masih mencapai 1 meter. Warga mengeluhkan kurangnya bantuan medis dan obat-obatan di kawasan pemukiman dalam.

Berdasarkan pantauan, Sabtu (17/2/2024) beberapa mobil dan truk nekat menerobos genangan air di Jalur Pantura Karanganyar. Laju kendaraan mereka membuat gelombang air yang langsung menghantam rumah warga di pinggir jalan.

Pihak kepolisian masih menutup jalur Pantura Demak karena masih banyak genangan air dan jalan nasional tersebut masih digunakan untuk lokasi pengungsian warga.

Baca Juga: Banjir Demak Mulai Surut, Warga Masih Bertahan Mengungsi

Meskipun banjir mulai surut, warga masih belum bisa kembali ke rumah karena ketinggian air di beberapa tempat masih cukup tinggi.

Surutnya air mendorong sebagian warga untuk masuk ke pemukiman dan melihat kondisi rumahnya. Dari keterangan warga, sejak banjir melanda, ada beberapa kawasan pengungsian yang belum disambangi tim medis. Warga sangat membutuhkan obat-obatan, khususnya obat gatal-gatal.

"Sudah 11 hari ini kami mengungsi. Bantuan makanan sudah ada, tapi kami masih kekurangan obat-obatan, terutama obat gatal-gatal," kata Masngali, warga Desa Wonoketingal.

Demi mengurangi debit banjir di pemukiman, warga terpaksa menjebol pembatas beton di Jalan Pantura. Arus air pun cukup deras mengalir menerjang jalan nasional tersebut.

"Air di sini masih tinggi, sekitar 1 meter. Kami belum bisa kembali ke rumah. Kami mohon pemerintah segera membantu kami," Didik Fitrianto, warga Desa Wonorejo.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
Harga Nikel Murah akibat...
Harga Nikel Murah akibat Banjir Pasokan dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved