Mengeluh Sakit Perut, Anggota KPPS dan Sekretaris PPS di Tasikmalaya Meninggal saat Bertugas
Kamis, 15 Februari 2024 - 15:07 WIB
loading...
Dua orang petugas penyelenggara Pemilu di Tasikmalaya meninggal dunia karena sakit saat bertugas sebagai anggota KPPS dan sekretaris PPS. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TASIKMALAYA - Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan seorang sekretaris Panita Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia saat bertugas pada pencoblosan Pemilu 2024 , Rabu (14/2/2024). Kedua petugas tersebut berasal dari Kabupaten Tasikmalaya.
Anggota KPPS yang meninggal dunia bernama Arman Rahmansyah. Dia tercatat sebagai anggota KPPS TPS 1 Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara Sekretaris PPS yang meninggal dunia bernama Dan Fuad Holik yang menjabat Sekretaris PPS Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga; Diduga Kelelahan, Ketua KPPS Pemilu 2024 di Medan Meninggal Mendadak
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia mengungkapkan, kedua petugas penyelenggara pemilu tersebut meninggal karena sakit.
"Informasinya yang bersangkutan itu sempat mengalami sakit perut, izin pulang sebentar, pulang ke TPS pingsan," ungkap Hedi KPU Jabar, Kamis (15/2/2024).
Hedi pun menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus memastikan bahwa KPU Jabar akan memberikan santunan kepada pihak keluarga. "Kami ikut berbelasungkawa, para pejuang kami di garda terdepan," katanya.
Anggota KPPS yang meninggal dunia bernama Arman Rahmansyah. Dia tercatat sebagai anggota KPPS TPS 1 Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara Sekretaris PPS yang meninggal dunia bernama Dan Fuad Holik yang menjabat Sekretaris PPS Desa Sukamaju, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga; Diduga Kelelahan, Ketua KPPS Pemilu 2024 di Medan Meninggal Mendadak
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia mengungkapkan, kedua petugas penyelenggara pemilu tersebut meninggal karena sakit.
"Informasinya yang bersangkutan itu sempat mengalami sakit perut, izin pulang sebentar, pulang ke TPS pingsan," ungkap Hedi KPU Jabar, Kamis (15/2/2024).
Hedi pun menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus memastikan bahwa KPU Jabar akan memberikan santunan kepada pihak keluarga. "Kami ikut berbelasungkawa, para pejuang kami di garda terdepan," katanya.
Lihat Juga :