Kepala BNPT: Edukasi Kunci Berantas Sel Jaringan Terorisme
Jum'at, 09 Februari 2024 - 17:09 WIB
loading...
Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersilarutahmi dengan dengan FKPT, Duta Damai Dunia Maya dan Duta Damai Santri Regional Jawa Tengah di Semarang. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan daya tangkal masyarakat terhadap ideologi radikal terorisme perlu terus dibangun untuk memerangi penyebaran paham-paham kekerasan.
Keterlibatan seluruh pihak menjadi mitra strategis dalam menjalankan program penanggulangan terorisme.
Baca juga: Sosok Rycko Amelza Dahniel, Jenderal Polisi Bintang 3 yang Bekuk Gembong Teroris Dr Azahari
Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan hal tersebut saat bersilarutahmi dengan dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Duta Damai Dunia Maya dan Duta Damai Santri Regional Jawa Tengah di Semarang.
BNPT tidak bisa bekerja sendirian. Keberadaan FKPT, Duta Damai dan Duta Santri yang menjadi mitra strategis BNPT untuk memperkuat resiliensi masyarakat dalam mencegah penyebaran ideologi radikal terorisme ini sangat penting.
"Kalau FKPT, Duta Damai, dan Duta Santri bisa berkolaborasi seperti ini tentunya dapat menumbuhkan daya tangkal atau daya cegah dan perlawanan untuk mencegah teroris yang secara terang-terangan ingin mengubah dasar negara kita," kata Rycko dikutip Jumat (9/2/2024).
Kepala BNPT mengingatkan domain kerja FKPT, Duta Damai maupun Duta Damai Santri sebagai ujung tombak bisa diperkuat dan diintensifkan untuk berfokus di wilayah pencegahan.
Keterlibatan seluruh pihak menjadi mitra strategis dalam menjalankan program penanggulangan terorisme.
Baca juga: Sosok Rycko Amelza Dahniel, Jenderal Polisi Bintang 3 yang Bekuk Gembong Teroris Dr Azahari
Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan hal tersebut saat bersilarutahmi dengan dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Duta Damai Dunia Maya dan Duta Damai Santri Regional Jawa Tengah di Semarang.
BNPT tidak bisa bekerja sendirian. Keberadaan FKPT, Duta Damai dan Duta Santri yang menjadi mitra strategis BNPT untuk memperkuat resiliensi masyarakat dalam mencegah penyebaran ideologi radikal terorisme ini sangat penting.
"Kalau FKPT, Duta Damai, dan Duta Santri bisa berkolaborasi seperti ini tentunya dapat menumbuhkan daya tangkal atau daya cegah dan perlawanan untuk mencegah teroris yang secara terang-terangan ingin mengubah dasar negara kita," kata Rycko dikutip Jumat (9/2/2024).
Kepala BNPT mengingatkan domain kerja FKPT, Duta Damai maupun Duta Damai Santri sebagai ujung tombak bisa diperkuat dan diintensifkan untuk berfokus di wilayah pencegahan.
Lihat Juga :