Tokoh Jabar Djoni Toat Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

Selasa, 06 Februari 2024 - 21:47 WIB
loading...
Tokoh Jabar Djoni Toat...
Djoni Tiat Muljadi tokoh Tionghoa di Jawa Barat memberikan pesan kepada warga keturunan agar tidak golput di Pemilu 2024. Foto/MPI/Ist
A A A
BANDUNG - Jumlah warga keturunan Tionghoa hanya 4,5 persen dari total penduduk Indonesia. Namun banyak jasa dari warga etnis Tionghoa bagi kemerdekaan Indonesia.

Untuk menyambut Imlek ke 2575 Kongzili pada 10 Februari 2024, D r Djoni Tiat Muljadi tokoh Tionghoa di Jawa Barat memberikan pesan kepada warga keturunan. Djoni Toat merupakan tokoh yang aktif melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Bandung dan sekitarnya.

Baca juga: Djoni Toat Blusukan ke Braga, Nonton Barongsai dan Lihat Lukisan Ganjar

"Kemerdekaan bangsa Indonesia tidak lepas dari peran serta etnis Tionghoa. Salah satunya di Karawang saat dua founding father Indonesia, yaitu, Bung Karno dan Bung Hatta disembunyikan oleh para pemuda Indonesia untuk segera memerdekakan Indonesia," kata Djoni Toat Muljadi, caleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jabar 1 (Kota Bandung dan Cimahi), Selasa (6/2/2024).

Djoni Toat menyatakan, seperti diketahui, Bung Karno dan Bung Hatta 'diculik' para pemuda Indonesia dan dibawa ke rumah Djiauw Kie Siong, seorang petani baik hati yang cinta terhadap Indonesia secara utuh.

"Karenanya kini di Karawang, wilayah Rengasdengklok, rumah tersebut dijadikan museum bernama Museum Pengasingan Soekarno. Tak jauh dari rumah itu pun dibangunkan Monumen Kebulatan Tekad untuk memperingati peristiwa bersejarah tersebut," ujar Djoni Toat.

Etnis Tionghoa, tutur Djoni Toat, tentu juga jadi bagian penting atas perjuangan memerdekakan Indonesia saat dibentuknya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), ada 4 orang keturunan Tionghoa saat itu yang terlibat. Mereka antara lain, Liem Koen Hian, Oey Tiang Tjoei, Oey Tjong Hauw dan Tan Eng Hoa.

Baca juga: Djoni Toat Kunjungi Pasar Andir di Bandung, Iwan: Beliau Sering Bantu Pedagang

"Liem Koen Hian yang merupakan seorang jurnalis menginginkan etnis Tionghoa adalah bagian dari warga Indonesia. Lalu, Tan Eng Hoa merupakan penggagas diperbolehkannya berserikat yang menjadi cikal bakal UUD 1945, Pasal 28 tentang kebebasan berserikat," tutur dia.

Meski keinginan Oey Tiang Tjoei dan Oey Tjong Hauw sedikit berbeda tentang kewarganegaraan etnis Tionghoa, kata Djoni, namun dipastikan, mereka juga mengambil peran dalam kemerdekaan Indonesia.

Untuk menyambut Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang, Djoni pun mengajak etnis Tionghoa menjadi bagian dari sejarah ini. Apalagi pada tahun ini dipastikan warga Negara Indonesia akan memiliki presiden baru.

"Etnis Tionghoa boleh sekali berbeda pilihan, terlebih tiga calon presiden dan calon wakil presiden (capres- cawapres) merupakan orang-orang terbaik bangsa ini. Etnis Tionghoa saya minta berpartisipasi," ucap Djoni Toat.

Apalagi, ujar Djoni, etnis Tionghoa kini sudah sangat diberi kebebasan di masyarakat. Bahkan sejak era Gus Dur, Imlek menjadi hari libur Nasional.

"Jadi jangan sampai saat Pemilu 2024 nanti warga Indonesia keturunan Tionghoa diam saja. Datanglah ke TPS dan menjadi bagian dari sejarah Indonesia, jangan golput," ujarnya.

Di tahun naga kayu yang beberapa hari lagi akan tiba, tutur Djoni, berharap semua dilindungi Tuhan Yang Maha Esa, diberi kesehatan, dan rezeki yang cukup.

"Terhindar dari bencana dan tetap banyak melakukan kegiatan sosial bagi semua lapisan masyarakat," tutur Djoni Toat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Berita Terkini
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved