Guru Besar dan Alumni Unesa Serukan Pejabat Negara Jaga Netralitas di Pemilu 2024

Senin, 05 Februari 2024 - 21:32 WIB
loading...
Guru Besar dan Alumni...
Civitas akademika dan guru besar Unesa mengeluarkan pernyataan sikap jelang Pemilu 2024 dan menyerukan pejabat negara untuk jadi teladan dalam menjaga netralitas. Foto/MPI/Masdarul Khoiri
A A A
SURABAYA - Civitas akademika dan guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengeluarkan pernyataan sikap menjelang Pemilu 2024.

Dalam pernyataannya, para guru besar Unesa menyerukan semua pihak khususnya pejabat negara untuk menjadi teladan dalam menjaga netralitas.

Baca juga: Kritik Presiden Jokowi, EM Universitas Brawijaya: Bukan Tidak Mungkin Reformasi Jilid II Akan Terjadi

Mereka juga mengingatkan seluruh pejabat negara, ASN, TNI dan Polri untuk netral dan tidak memihak salah satu calon.



Menurut dosen Unesa, Martadi, civitas akademika yang menjadi moral force ingin berkontribusi untuk memastikan dan menjaga agar dinamika politik yang terus berkembang agar jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Tugas kita adalah ikut berkontribusi dan ingin memberikan spirit moral dan mengingatkan semua komponen bangsa. Perlu diketahui bahwa pemilu buka akhir segalanya. Pemilu akan menciptakan NKRI yang adil dan sejahtera untuk masyarakatnya," kata Martadi, Senin (5/2/2024).

Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi

Berikut pernyataan sikap guru besar dan civitas akademika serta alumni Unesa:

Mencermati dinamika politik nasional pada proses Pemilihan Umum 2024 dan untuk mengawal tegaknya demokrasi, serta menjaga keutuhan NKRI menuju Indonesia Emas 2045, Guru Besar, Civitas Akademika, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya menyatakan sikap:

1. Mendorong semua pihak untuk menjaga kebersamaan dan suasana kondusif demi terwujudnya demokrasi yang sehat berazaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Mendorong semua elemen bangsa memberikan teladan yang bijak dengan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan untuk suksesnya Pemilihan Umum 2024

3. Mendorong kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pejabat Negara dan Pemerintah, TNI, dan Polri untuk menjaga netralitas dan tidak memihak dalam Pemilihan Umum 2024.

4. Mendorong semua pihak untuk menghargai kebebasan akademik sebagai bagian dari otonomi kampus yang konstitusional, tanpa ada tendensi kepentingan politik, namun semata-mata untuk menjaga peradaban dan nilai-nilai demokrasi.

5. Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan edukasi dan literasi politik kepada masyarakat sehingga terhindar dari informasi yang bersifat hoaks dan ujaran kebencian agar terwujud pemilihan umum 2024 yang jujur, adil, aman dan damai.

6. Mengajak seluruh warga negara yang memiliki hak pilih untuk tidak golput, memilih sesuai hati nurani dan menghargai perbedaan pilihan.

Demikian pernyataan sikap guru besar, civitas akademika, dan alumni Universitas Negeri Surabaya sebagai perwujudan tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi yang beradab.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mobil Pelat RI 25 Diduga...
Mobil Pelat RI 25 Diduga Serobot Antrean di Pintu Tol Cilandak, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Koordinator Tim 8 Prabowo...
Koordinator Tim 8 Prabowo Minta Penyelenggara Negara Bijak Keluarkan Pernyataan
Dapat Amnesti, Gus Nur...
Dapat Amnesti, Gus Nur Mengaku Tetap Akan Kritis ke Pemerintah
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved