Civitas Akademika Universitas Ahmad Dahlan Serukan Netralitas Presiden dalam Pemilu
Senin, 05 Februari 2024 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Dilatarbelakangi oleh kondisi situasi demokrasi yang semakin mengkhawatirkan tersebut, kata Immawan, UAD meminta kepada seluruh penyelenggara negara termasuk presiden, MK, KPK dan DPR untuk menjaga etika pemerintahan, etika jabatan, dan etika pejabat.
"Kami meminta kepada penyelenggara agar menjaga dan menegakkan netralitas, tidak menggunakan fasilitas negara serta tidak mempolitisasi segala bentuk bantuan sosial pemerintah yang dikaitkan dengan kontestasi Pemilu 2024," ucapnya.
Kemudian, lanjut Immawan, UAD juga menuntut kepada penegak hukum, TNI dan Polri agar tetap konsisten menjaga pengayom dan pelindung masyarakat dengan berpegang teguh pada Sapta Marga TNI dan Tribrata serta Catur Prasetya Polri.
Baca juga; Netral Sikapi Pemilu 2024, Wapres: Jangan Dibilang Saya Berbeda dengan Presiden
Selanjutnya, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU serta seluruh elemen penyelenggara pemilu agar bersikap adil dan tegas menindak segala bentuk pelanggaran dan kecurangan pemilu.
"Kami meminta kepada penyelenggara agar menjaga dan menegakkan netralitas, tidak menggunakan fasilitas negara serta tidak mempolitisasi segala bentuk bantuan sosial pemerintah yang dikaitkan dengan kontestasi Pemilu 2024," ucapnya.
Kemudian, lanjut Immawan, UAD juga menuntut kepada penegak hukum, TNI dan Polri agar tetap konsisten menjaga pengayom dan pelindung masyarakat dengan berpegang teguh pada Sapta Marga TNI dan Tribrata serta Catur Prasetya Polri.
Baca juga; Netral Sikapi Pemilu 2024, Wapres: Jangan Dibilang Saya Berbeda dengan Presiden
Selanjutnya, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU serta seluruh elemen penyelenggara pemilu agar bersikap adil dan tegas menindak segala bentuk pelanggaran dan kecurangan pemilu.
Lihat Juga :