Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

Rabu, 06 Juni 2018 - 22:32 WIB
Bulan Bung Karno Momentum...
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno
A A A
SURABAYA - Suasana ruangan Kantor Pos Kebon Rojo, Rabu (6/6/2018) tampak berbeda. Jika biasanya kantor ini disibukkan dengan layanan pengiriman, namun hari ini dipenuhi dengan aneka potret Presiden pertama RI, Soekarno.
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

Bahkan, berbagai potret Soekarno dalam bentuk perangko juga dipamerkan di pagelaran bertajuk 'Tjamkan Pantja Sila' ini.

Acara di gedung cagar budaya ini digelar dalam rangka memperingati 117 tahun Bung Karno, panggilan akrab Soekarno. Salah satu penyelenggaranya yakni Komunitas Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah.
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

Komunitas ini dimotori oleh kader PDIP, Rieke Diah Pitaloka. Acara ini juga sekaligus memperingati bulan Bung Karno dimana pada Juni, Bung Karno dilahirkan dan meninggal dunia.

“Sejarah itu penting bagi peradaban bangsa. Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa, maka hancurkanlah peradabannya. Begitu kata sastrawan dari Ceko, Milan Kundera,” kata Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah.
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

Peringatan bulan Bung Karno ini, kata dia, sangat penting. Ini merupakan acara untuk mengingat semangat ideologi yang dibangun pendiri bangsa.

Sayangnya, oleh Orde Baru, ajaran Pancasila mencoba dihancurkan. Namun, seiring dengan reformasi, maka dua tahun ini, ajaran-ajaran Bung Karno yang tertuang dalam Pancasila bisa diperingati.
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

“Selama Orde Baru, ada semacam proyek de-Soekarnoisasi yang dilakukan pemerintah saat itu,” ujarnya.

Salah satu buktinya adalah, munculnya TAP MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 yang menuduh Soekarno melindungi tokoh-tokoh Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI).

Namun, tuduhan itu tidak pernah bisa dibuktikan di pengadilan hingga Soekarno wafat. Bung Karno membawa beban sejarah yang sangat berat. Meninggal membawa beban berkhianat dengan bangsa dan negara yang dimerdekakan.

“Setelah Soekarno wafat, proses de-Soekarnoisasi masih terus berlanjut. Salah satu caranya dengan memakamkan Soekarno di Blitar,” terang Basarah.
Bulan Bung Karno Momentum Luruskan Sejarah Soekarno

Pemakaman Soekarno di Blitar ini lebih bersifat politis. Pemerintah Orde Baru ini membuat persepsi pada masyarakat bahwa Soekarno dekat dengan orang PKI.

Sebab, Blitar saat itu merupakan basis utamanya partai berlambang palu arit tersebut. Akibat de-Soekarnoisasi ini, lanjut Basarah, masyarakat banyak yang mendapatkan pemahaman yang salah soal sosok Soekarno.

“Oleh karena itu, pelurusan sejarah ini menjadi bagian tugas masyarakat bersama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meluruskan sejarah mengenai Presiden RI Soekarno,” timpal Basarah.

Sementara itu, Rieke Diah Pitaloka acara peringatan Bulan Bung Karno ini penting bagi peradaban bangsa.

Dia mengaku menemukan pidato Muhammad Yamin yang menyebut Pancasila pertama kali diajarkan oleh Bung Karno .

Dia ingin ke depan membuat arsip berupa dokumen Pancasila menjadi pesan penting untuk pembelajaran para generasi muda bangsa. Pancasila tidak boleh menjadi tontonan tapi menjadi pesan yang penting untuk tapak Indonesia ke depan.

“Pemilihan lokasi acara Kantor Pos Kebon Rojo karena ini merupakan tempat sekolah Bung Karno di usia 15 tahun. Sewaktu jaman penjajahan Belanda, bangunan ini merupakan sekolah Hogere Burger School (HBS),” kata Duta Arsip Nasional ini.
(sms)
Berita Terkait
Biografi Soekarno: Masa...
Biografi Soekarno: Masa Kecil, Perjuangannya, Hingga Sederet Penghargaan
Mengenang Detik-detik...
Mengenang Detik-detik Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok
Menguak Sisi Filosofis...
Menguak Sisi Filosofis Bung Karno Memakai Peci Hitam
5 Potret Cantik Kartika...
5 Potret Cantik Kartika Sari Dewi, Putri Soekarno yang Baru Berziarah ke Makam sang Ayah
Kisah Soekarno Murka...
Kisah Soekarno Murka ke Pemberontakan PKI Madiun, Ibaratkan Muso Seperti Bisul yang Harus Dibasmi
Kisah Bung Karno Tak...
Kisah Bung Karno Tak Punya Uang Jelang Lebaran, Terpaksa Lelang Peci
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
33 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
56 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved