KSAD Terima Sertifikat Hak Atas Tanah Aset TNI AD
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun tanah ini milik TNI AD namun, kata dia, penggunaannya tidak twenty four seven. Sehingga misalkan tanah itu memiliki marginal utility yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan perekonomian, TNI sangat terbuka untuk saling bekerja sama. Yang terpenting adalah secara legalitas tidak ada pelanggaran di dalamnya.
“Jadi secara administrasi, tata kelola keuangan negara maupun barang milik negara sempurna, nggak ada yang dirugikan, nggak ada temuan di BPK, nggak ada dugaan penyalahgunaan oleh kami, tapi di saat bersamaan masyarakat setempat juga bisa menikmati nilai dari aset ini, itu yang lebih penting pak, dan saya sangat terbuka karena saya pro growth, saya pro pertumbuhan daerah” tegasnya.
KSAD menegaskan bahwa semangat TNI dalam hal ini adalah memberikan kontribusi kepada semua pihak baik pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. (Baca: Kisah 9 Babinsa yang Berhasil Mengevakuasi 43 Wisatawan dari Banjir dan Longsor)
“Salah satu kontribusi kita kepada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat adalah bagaimana membuat setiap petak, setiap meter persegi tanah di Jawa Tengah dalam hal ini di Ambal, di Mirit, di Bulus Pesantren itu benar-benar punya nilai tambah untuk semuanya” tandasnya.
“Jadi secara administrasi, tata kelola keuangan negara maupun barang milik negara sempurna, nggak ada yang dirugikan, nggak ada temuan di BPK, nggak ada dugaan penyalahgunaan oleh kami, tapi di saat bersamaan masyarakat setempat juga bisa menikmati nilai dari aset ini, itu yang lebih penting pak, dan saya sangat terbuka karena saya pro growth, saya pro pertumbuhan daerah” tegasnya.
KSAD menegaskan bahwa semangat TNI dalam hal ini adalah memberikan kontribusi kepada semua pihak baik pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. (Baca: Kisah 9 Babinsa yang Berhasil Mengevakuasi 43 Wisatawan dari Banjir dan Longsor)
“Salah satu kontribusi kita kepada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat adalah bagaimana membuat setiap petak, setiap meter persegi tanah di Jawa Tengah dalam hal ini di Ambal, di Mirit, di Bulus Pesantren itu benar-benar punya nilai tambah untuk semuanya” tandasnya.
(don)
Lihat Juga :