Perangi Stunting di Kalbar, Pj Gubernur Minta Perusahaan Lain Contoh Komitmen PTPN IV PalmCo
Rabu, 31 Januari 2024 - 13:07 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga tak ragu meminta kepada setiap perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat untuk meniru langkah PTPN IV PalmCo serta dengan mengalokasikan dana CSR untuk program-program pencegahan dan penanganan stunting. “Sekali lagi saya terima kasih PTPN Telah menaruh perhatian terhadap hal ini,” tuturnya.
Dalam kegiatan yang sama, PTPN IV PalmCo kembali menyalurkan bantuan penanggulangan stunting di wilayah tersebut. Jauh sebelum di kegiatan itu, PTPN IV PalmCo melalui Regional 5 telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap penanganan stunting yang saat ini masih menjadi persoalan di Kalbar. Tercatat, sejak Desember 2023 PTPN IV Regional V telah membagikan 300 paket bantuan stunting di empat desa di provinsi ini.
Selanjutnya, pada tahap kedua selama tiga bulan ke depan, setiap bulan akan ada 200 paket stunting untuk 273 penerima bantuan. Penyaluran bantuan ini tentunya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Program ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, terutama yang berisiko mengalami stunting. “Indonesia emas 2045 yang menjadi visi pemerintah itu 20 tahun lagi. Maka anak-anak yang tadi kita intervensi untuk keluar dari kondisi stunting itulah yang akan menjadi penentu. Sekarang waktunya kita entaskan stunting di Kalimantan Barat,” tutup Harisson.
Dalam kegiatan yang sama, PTPN IV PalmCo kembali menyalurkan bantuan penanggulangan stunting di wilayah tersebut. Jauh sebelum di kegiatan itu, PTPN IV PalmCo melalui Regional 5 telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap penanganan stunting yang saat ini masih menjadi persoalan di Kalbar. Tercatat, sejak Desember 2023 PTPN IV Regional V telah membagikan 300 paket bantuan stunting di empat desa di provinsi ini.
Selanjutnya, pada tahap kedua selama tiga bulan ke depan, setiap bulan akan ada 200 paket stunting untuk 273 penerima bantuan. Penyaluran bantuan ini tentunya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Program ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, terutama yang berisiko mengalami stunting. “Indonesia emas 2045 yang menjadi visi pemerintah itu 20 tahun lagi. Maka anak-anak yang tadi kita intervensi untuk keluar dari kondisi stunting itulah yang akan menjadi penentu. Sekarang waktunya kita entaskan stunting di Kalimantan Barat,” tutup Harisson.
(hri)
Lihat Juga :