Respons Insiden Kekerasan Kunjungan Presiden Jokowi, Ini Kata Bupati Gunungkidul

Rabu, 31 Januari 2024 - 16:17 WIB
loading...
Respons Insiden Kekerasan...
Bupati Gunungkidul Sunaryanta bersama Komandan Kodim 0730, Letnan Kolonel Kav Anton Wahyudo dan Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri. Foto: MPI/Erfan Erlin
A A A
GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan Komandan Kodim 0730, Letnan Kolonel Kav Anton Wahyudo angkat bicara terkait peristiwa dugaan kekerasanterjadi di depan Pasar Argosari Wonosari saat kunjungan Presiden Jokowi, Selasa (30/1).

Keduanya menegaskan jika apa yang terjadi karena kesalahpahaman dan juga merupakan prosedur pengamanan presiden. Meski ada insiden namun secara keseluruhan rangkaian kunjungan Presiden Jokowi berjalan lancar.

Sunaryanta mengatakan usai insiden tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan.Dia bertemu dengan Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri dan Komandan Kodim (Dandim).

Baca Juga: Ganjar Sesalkan Kekerasan Oknum Aparat di Gunungkidul: Anda Tahu Itu Rakyat?

Dan hasil dari pertemuan tersebut disimpulkan terjadi karena kesalahpahaman. ”Itu karena kesalahpahaman semata,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Rabu (31/1/2024).

Dalam waktu dekat, bakal memfasilitasi pertemuan antara Forkompinda dengan Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Surbekti Kuntariningsih. Endah saat itu terlihat adu mulut dengan aparat pengamanan melihat insiden tersebut.

Kendati ada insiden namun Sunaryanta menegaskan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Gunungkidul berlangsung kondusif dan berjalan lancar. Semua agenda mulai silaturahmi dengan warga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan lainnya berjalan lancar sesuai jadwal.

Sunaryanta berpesan dalam menghadapi hari pencoblosan tanggal 14 Februari 2024 mendatang, masyarakat agar tetap tenang. Masyarakat dimintai untuk tidak termakan isu-isu negatif yang sifatnya provokatif terutama media sosial.

Baca Juga: Warga Diduga Alami Kekerasan saat Bentangkan Spanduk di Kunjungan Jokowi, Ini Penjelasan Paspampres

Komandan Kodim 0730 Letnan Kolonel Kav Anton Wahyudo selaku Sub Komandan Pengamanan Rute Kunjungan Presiden Joko Widodo di Gunungkidul akhirnya berkomentar berkaitan dengan insiden dugaan penganiayaan pihak keamanan tersebut.

Padahal sebelumnya, saat bertemu dengan awak media bersama dengan Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Dandim enggan berkomentar dan menyerahkan sepenuhnya pernyataan kepada Sunaryanta.



Dandim mengatakan dia selaku Sub Komandan Pengamanan Rute Kunjungan Presiden Joko Widodo salah satunya di pasar Argosari Wonosari Gunungkidul. Dan dia membenarkan adanya kesalahpahaman karena tindakan warga masyarakat.

Anton menyebut kesalahpamahan tersebut dikarenakan adanya masyarakat yang membentangkan spanduk secara tiba-tiba. Sehingga aparat pengamanan secara spontan bereaksi untuk mengamankan spanduk tersebut.

Hal itu dilakukan karena kejadian tersebut hanya berjarak 5 meter dari posisi Presiden Joko Widodo. Di mana sesuai standar operational prosedur (SOP) pengamanan di mana aparat keamanan mereka juga tidak tahu isi dari spanduk tersebut langsung melakukan tindakan.

"Untuk mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan sehingga aparat keamanan mengambil langkah-langkah tersebut," pungkasnya tanpa memberikan kesempatan bertanya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Rekomendasi
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved