Bertemu Kawan Seperjuangan di Malang, Ganjar: Biar Berbeda, Kami dari Guru yang Sama!
Rabu, 31 Januari 2024 - 11:17 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo seusai bertemu pengasuh Ponpes Babussalam di Malang. Foto: MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Calon Presiden Ganjar Pranowo bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, Kabupaten Malang. Saat tiba di Ponpes Babussalam, Ganjar disambut ratusan santri di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Momen menarik di kunjungan ini ternyata pengasuh Ponpes Babussalam, Gus Thoriq ternyata merupakan kader partai politik yang berbeda dari Ganjar Pranowo.
Gus Thoriq menjadi salah satu calon legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat, yang notabene merupakan pendukung pasangan calon (Paslon) capres-cawapres nomor 2 Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Silaturahmi dengan Kiai Kampung di Ponpes Babussalam Malang, Ini Pesan Ganjar
Ganjar menyatakan, bila perbedaan dalam hal keputusan politik tidak menghalangi untuk bersilaturahmi dan berinteraksi. Apalagi Gus Thoriq disebut Ganjar sebagai teman lama, teman satu perjuangan saat di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Tapi jalan Gus Thoriq kemudian berbeda hingga akhirnya menjadi tokoh ulama, serta mengasuh Ponpes.
”Ya sama-sama anak bangsa masak bermasalah, apalagi dalam kontestasi, yang kontestasi lima tahun saja diulang, masak kita tidak bisa mempersatukan,” ucap Ganjar Pranowo, seusai pertemuan tertutup dengan Gus Thoriq.
Momen menarik di kunjungan ini ternyata pengasuh Ponpes Babussalam, Gus Thoriq ternyata merupakan kader partai politik yang berbeda dari Ganjar Pranowo.
Gus Thoriq menjadi salah satu calon legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat, yang notabene merupakan pendukung pasangan calon (Paslon) capres-cawapres nomor 2 Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Silaturahmi dengan Kiai Kampung di Ponpes Babussalam Malang, Ini Pesan Ganjar
Ganjar menyatakan, bila perbedaan dalam hal keputusan politik tidak menghalangi untuk bersilaturahmi dan berinteraksi. Apalagi Gus Thoriq disebut Ganjar sebagai teman lama, teman satu perjuangan saat di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Tapi jalan Gus Thoriq kemudian berbeda hingga akhirnya menjadi tokoh ulama, serta mengasuh Ponpes.
”Ya sama-sama anak bangsa masak bermasalah, apalagi dalam kontestasi, yang kontestasi lima tahun saja diulang, masak kita tidak bisa mempersatukan,” ucap Ganjar Pranowo, seusai pertemuan tertutup dengan Gus Thoriq.
Lihat Juga :