Warga Bone Tua Ikut Bantu Pemerintah Bangun Tanggul Geotextile
Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:14 WIB
loading...
Warga Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, khususnya yang tinggal di Perumahan Griya Cendana Permai, ikut serta mengambil bagian membantu pemerintah membangun tanggul geotextile di sungai Masamba. Foto : Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Warga Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, khususnya yang tinggal di Perumahan Griya Cendana Permai, ikut serta mengambil bagian membantu pemerintah membangun tanggul geotextile di sungai Masamba. Baca : Tanggul Geotextile Juga Dipasang di Sungai Rongkong
Salah seorang warga perumahan Griya Cendana, Ardian (35 tahun), mengatakan bahwa apa yang dilakukan warga perumahan adalah bentuk panggilan hati yang ingin melihat Luwu Utara bangkit pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu.
“Ini bentuk kepedulian kami atas bencana yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Ardian. Ia mengatakan, warga perumahan juga menjadi korban bencana, tetapi dirinya bersama warga perumahan lainnya mencoba bangkit dengan ikut membantu pemerintah," ujar Ardian.
Menurut Ardian, sejumlah warga yang membantu turut menjadi menjadi korban bencana. Namun demikian, pihaknya tetap bangkit dengan ikut membantu pemerintah dalam upaya penanganan pascabencana, semata-mata agar Luwu Utara secepatnya membaik.
“Kita ingin daerah ini segera membaik, harapan itu tentunya bisa terwujud bila kita semua mengambil peran bahu-membahu membantu pemerintah dalam setiap upaya penanggulangan yang dilakukan, contohnya pembuatan tanggul geotextile ini,” jelas dia. Baca Juga : Serapan Anggaran di Pemkab Gowa Peringkat Keempat Nasional
Salah seorang warga perumahan Griya Cendana, Ardian (35 tahun), mengatakan bahwa apa yang dilakukan warga perumahan adalah bentuk panggilan hati yang ingin melihat Luwu Utara bangkit pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu.
“Ini bentuk kepedulian kami atas bencana yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Ardian. Ia mengatakan, warga perumahan juga menjadi korban bencana, tetapi dirinya bersama warga perumahan lainnya mencoba bangkit dengan ikut membantu pemerintah," ujar Ardian.
Menurut Ardian, sejumlah warga yang membantu turut menjadi menjadi korban bencana. Namun demikian, pihaknya tetap bangkit dengan ikut membantu pemerintah dalam upaya penanganan pascabencana, semata-mata agar Luwu Utara secepatnya membaik.
“Kita ingin daerah ini segera membaik, harapan itu tentunya bisa terwujud bila kita semua mengambil peran bahu-membahu membantu pemerintah dalam setiap upaya penanggulangan yang dilakukan, contohnya pembuatan tanggul geotextile ini,” jelas dia. Baca Juga : Serapan Anggaran di Pemkab Gowa Peringkat Keempat Nasional
Lihat Juga :