Ganjar Makan Bareng di Ponpes An Nur Ngrukem, Santri Berebut Minta Disuapi
Kamis, 25 Januari 2024 - 12:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kembulan (makan bersama dalam satu wadah) itu sudah menjadi hal yang biasa bagi saya," ujarnya.
Ganjar menekankan bahwa kehidupan di Pondok Pesantren patut menjadi contoh, karena di sana penuh dengan etika moral yang dijalani oleh para santri. Di dalam pondok pesantren, santri juga diajari bagaimana berproses, dan ada tahapan yang harus dilalui untuk menjadi pemimpin, terutama jika ingin mendapatkan sebutan Gus.
Menurut Ganjar, ada tiga jenis Gus yang ada saat ini. Pertama, Gus yang didapat karena merupakan anak atau keturunan pemimpin pondok pesantren. Kedua, Gus yang dikenal karena ilmu keislamannya yang tinggi. Dan ketiga, Gus yang merupakan menantu seorang Kyai.
"Karena saya menantu Kyai, saya ini Gus. Saya mendapat julukan Gus Im. Tahu apa artinya? Gus Im itu Gus Imitasi," ucap Ganjar dengan canda, disambut riuh tawa para santri.
Ganjar menekankan bahwa kehidupan di Pondok Pesantren patut menjadi contoh, karena di sana penuh dengan etika moral yang dijalani oleh para santri. Di dalam pondok pesantren, santri juga diajari bagaimana berproses, dan ada tahapan yang harus dilalui untuk menjadi pemimpin, terutama jika ingin mendapatkan sebutan Gus.
Menurut Ganjar, ada tiga jenis Gus yang ada saat ini. Pertama, Gus yang didapat karena merupakan anak atau keturunan pemimpin pondok pesantren. Kedua, Gus yang dikenal karena ilmu keislamannya yang tinggi. Dan ketiga, Gus yang merupakan menantu seorang Kyai.
"Karena saya menantu Kyai, saya ini Gus. Saya mendapat julukan Gus Im. Tahu apa artinya? Gus Im itu Gus Imitasi," ucap Ganjar dengan canda, disambut riuh tawa para santri.
(hri)
Lihat Juga :