Gunung Merapi Muntahkan Guguran Awan Panas, Boyolali Hujan Abu
Minggu, 21 Januari 2024 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
“Sudah reda karena ada hujan gerimis di Klaten juga tidak terlalu berdampak karena setelah hujan abu langsung disapu oleh hujan air,” lanjutnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BBPTKG) menyebutkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan – barat daya.
Potensi bahaya itu meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5km, Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3km dan Sungai Gendol 5km. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3km dari puncak Merapi.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BBPTKG) menyebutkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan – barat daya.
Potensi bahaya itu meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5km, Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3km dan Sungai Gendol 5km. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3km dari puncak Merapi.
(ams)
Lihat Juga :