Kronologi Terbongkarnya Pembunuhan Mahasiswi di Depok, Pelaku Kirim Pesan WA ke Ibu
Jum'at, 19 Januari 2024 - 11:46 WIB
loading...
Seorang mahasiswi berinisial KRA ditemukan tewas di rumah kontrakan, Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (18/1/2024) sore. FOTO ILUSTRASI/DOk.SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Kasus tewasnya mahasiswi berinisial KRA di rumah kontrakan, Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (18/1/2024) sore, akhirnya terungkap. Polisi telah menangkap terduga pelaku berinisial AA di Pekalongan, Jawa Tengah.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan penemuan tersebut bermula dari ibu terduga pelaku berinisial FT (42) mendatangi Polsek Sukmajaya yang melaporkan korban diduga dibunuh oleh anaknya AA.
"Jadi bermula dari ibunya yang diduga pelaku memberitahu lewat WA, yang isinya minta maaf kepada ibunya dan akan pergi jauh, di rumah ada seorang cewek yang sudah meninggal saya cekek. Demikian isi WA-nya (terduga pelaku ke sang ibu)," kata Margiyono saat dihubungi, Jumat (19/1/2024).
Baca juga: Mahasiswi Tewas di Rumah Kontrakan di Depok, Ibu Terduga Pelaku Lapor Polisi
Margiyono mengatakan, sang ibu dengan ditemani sejumlah kerabat kemudian melapor ke Polsek Sukmajaya. "Kemudian kami minta petunjuk dengan Pak Kapolres, kemudian dikasih petunjuk, dikasih arahan, kami langsung melakukan olah TKP. Kemudian mayat dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk diautopsi," katanya.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan penemuan tersebut bermula dari ibu terduga pelaku berinisial FT (42) mendatangi Polsek Sukmajaya yang melaporkan korban diduga dibunuh oleh anaknya AA.
"Jadi bermula dari ibunya yang diduga pelaku memberitahu lewat WA, yang isinya minta maaf kepada ibunya dan akan pergi jauh, di rumah ada seorang cewek yang sudah meninggal saya cekek. Demikian isi WA-nya (terduga pelaku ke sang ibu)," kata Margiyono saat dihubungi, Jumat (19/1/2024).
Baca juga: Mahasiswi Tewas di Rumah Kontrakan di Depok, Ibu Terduga Pelaku Lapor Polisi
Margiyono mengatakan, sang ibu dengan ditemani sejumlah kerabat kemudian melapor ke Polsek Sukmajaya. "Kemudian kami minta petunjuk dengan Pak Kapolres, kemudian dikasih petunjuk, dikasih arahan, kami langsung melakukan olah TKP. Kemudian mayat dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk diautopsi," katanya.
Lihat Juga :