alexametrics

10 Kali Menjambret, Pemuda Pengangguran Dibekuk Polisi

loading...
10 Kali Menjambret, Pemuda Pengangguran Dibekuk Polisi
Mirza (21), satu dari dua pelaku spesialis penjambretan yang kerap beraksi di kawasan Plaju, Palembang dibekuk aparat reskrim Polsek Plaju. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PALEMBANG - Mirza (21), satu dari dua pelaku spesialis penjambretan yang kerap beraksi di kawasan Plaju, Palembang dibekuk aparat reskrim Polsek Plaju.

Tercatat, pelaku sudah beraksi di 10 tempat di kawasan tersebut. Terakhir, aksi pemuda pengangguran yang tinggal di Mariana, Kabupaten Banyuasin ini dilakukan terhadap korban Rusmawati (54), warga Jalan Papua Raya, Perumahan OPI, Kecamatan SU I Palembang.

Dimana saat kejadian Rismawati yang tengah melintas di Jalan Kapten Abdullah, dipepet kawanan pelaku sembari merampas tasnya yang berisi uang tunai sebesar Rp1 juta, satu unit ponsel dan dokumen penting lainnya.



Kapolsek Plaju, AKP Riska Aprianti mengatakan, pelaku memang telah lama target operasi (TO) pihaknya. "Pelaku tercatat 10 kali melakukan aksi jambret di wilayah kita. Pelaku kita tangkap di pertigaan Jalan Kapten Abdullah saat melintas," ujar Riska, ketika gelar perkara, Rabu (25/4/2018).

Dia mengatakan, modus yang digunakan yakni dengan cara membuntuti korban. Setiba di tempat yang dirasa cukup aman, kedua pelaku langsung merampas barang berharga milik korban.

"Selain tersangka kita aman barang bukti berupa, motor Honda nopol BG 5077 ABI, tas korban, sejumlah pakaian yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan. Pelaku akan kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun," tuturnya.

Sementara itu, pelaku mengaku, dalam aksi penjambretan itu dirinya berperan sebagai joki. Sedangkan BD, rekannya yang saat ini masih buron bertindak sebagai eksekutor. "Sudah sekitar 10 kali beraksi dan baru pertama inilah ketangkap polisi," tuturnya.

Dia mengungkapkan, Uang hasil kejahatan yang dilakikannya digunakannya untuk membeli pakaian dan makan sehari-hari. "Ada juga saya berikan kepada orangtua untuk modal buka usaha jualan minyak eceran," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak